Seorang lelaki berinisial IS alias In (23), tercatat berdomisili di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 09 Juni 2019, sekitar pukul 21.30 WITA, ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung. IS diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap isterinya berinisial VRT (19), warga kelurahan yang sama.
Seorang lelaki berinisial IS alias In (23), tercatat berdomisili di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 09 Juni 2019, sekitar pukul 21.30 WITA, ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung. IS diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap isterinya berinisial VRT (19), warga kelurahan yang sama.

KDRT, Warga Taratara Ini Ditangkap Tim Totosik

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Seorang lelaki berinisial IS alias In (23), tercatat berdomisili di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 09 Juni 2019, sekitar pukul 21.30 WITA, ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung. IS diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap isterinya berinisial VRT (19), warga kelurahan yang sama.

Kekerasan terjadi, menurut Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Johnny Marthen Kreysen berawal IS di rumah pada Sabtu 08 Juni 2019, sekitar pukul 22.00 WITA, meminta uang kepada isterinya sebanyak Rp80 ribu. Uang tersebut disinyalir akan dipergunakannya untuk bermain judi di rumah duka yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

Keesokan harinya, Minggu 09 Juni 2019, ketika korban menanyakan uang semalam yang diambil, tersangka menjawab sudah habis, kalah dalam permainan judi.

“Tiba-tiba tersangka menghantam korban (isterinya) dengan tonjokan yang mengenai mata sebelah kiri, mengakibatkan bengkak dan kesakitan,” kata Johnny.

Korban kepada polisi menceritakan kejadian yang sama (KDRT) sudah yang ketiga kalinya dilakukan tersangka terhadap dirinya.

“Kami telah menerima tersangka dari Tim URC Totozik. Saat ini tersangka dalam proses oleh personil piket Reserse Kriminal (Reskrim) untuk proses lanjut,” kata Kepala Satuan (Kasat) Intelejen Keamanan (Intelkam), Iptu Sonny Tandisau, perwira pengawas Minggu 09 Juni 2019, malam. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply