Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sersan Kepala (Serka) Opden Ladi dibantu warga menurunkan jenazah Hedry Pangemanan (32) yang telah meninggal dunia karena gantung diri di rumahnya yang berada di Desa Pinaling, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Rabu 12 Juni 2019.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sersan Kepala (Serka) Opden Ladi dibantu warga menurunkan jenazah Hedry Pangemanan (32) yang telah meninggal dunia karena gantung diri di rumahnya yang berada di Desa Pinaling, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Rabu 12 Juni 2019.

Hedry Ditemukan Tak Bernyawa Gantung Diri

AMURANG, publikreport.com – Warga Desa Pinaling, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 12 Juni 2019, dihebohkan dengan ditemukannya, Hedry Pangemanan (32), warga setempat, dalam keadaan tidak bernyawa, gantung diri pada rumahnya.

Warga kemudian melaporkan adanya peristiwa gantung diri kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sersan Kepala (Serka) Opden Ladi. Opden langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengecek kebenaran informasi.

Di TKP, Opden mendapati korban masih dalam posisi tergantung. Dibantu warga, jenazah lalu diturunkannya.

BACA JUGA: Ayah Korban Sempat Memijatnya

Selanjutnya Opden melaporkan kejadian kepada Komandan Rayon Militer (Danramil) 1302-14/Amurang, Kapten (Inf) Ferdinand Tedampa. Pihak Danramil kemudian berkoordinasi dengan kepolisian Amurang.

Dari informasi di TKP, dugaan sementara penyebab korban nekad gantung diri diduga karena stres karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Hal ini diketahui dari sepucuk surat yang korban tulis serbelum mengakhiri hidupnya. Peristiwa gantung diri ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. | RIO YANTO

Leave a Reply