Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minggu 16 Juni 2019, sekitar jam 01.00 WITA, mengamankan seorang lelaki berinisial, RT (39), yang berdomisili di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan dan dikenal sehari-hari sebagai sopir kendaraan angkutan kota (angkot) jenis mikrolet.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minggu 16 Juni 2019, sekitar jam 01.00 WITA, mengamankan seorang lelaki berinisial, RT (39), yang berdomisili di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan dan dikenal sehari-hari sebagai sopir kendaraan angkutan kota (angkot) jenis mikrolet.

Sopir Ini Aniaya Sergio di Super Star Karaoke

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minggu 16 Juni 2019, sekitar jam 01.00 WITA, mengamankan seorang lelaki berinisial, RT (39), yang berdomisili di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan dan dikenal sehari-hari sebagai sopir kendaraan angkutan kota (angkot) jenis mikrolet. RT diamankan karena dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Sergio Antouw (21), warga Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, tukang parkir di Super Star Karaoke yang beralamat di Kelurahan Walian.

Mengutib keterangan Kepala Tim (Katim) URC Totozik, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Johnny Marthen Kreysen mengatakan, kejadian bermula, sekitar jam 00.30 WITA, korban yang standby sebagai tukang parkir. Namun karena tidak ada aktifitas, korban tertidur di sudut pintu masuk tempat karaoke.

“Korban terbangun dan kaget karena tiba-tiba tersangka RT diduga langsung menyerangnya dengan pukulan bertubi-tubi, sementara tangan kanan tersangka memegang kunci kontak sepeda motor yang dipakainya. Usai melakukan serangan, tersangka menghilang dengan kecepatan tinggi di kegelapan malam. Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala,” jelasnya.

Adanya keributan yang berujung terjadinya tindak pidana oleh karyawan kemudian melaporkan peristiwa ke Tim URC Totozik. Tim langsung merespons dan mengamankan tersangka yang disinyalir sudah mengkonsumsi minuman keras (miras).

“Diduga tersangka melampiaskan kekesalannya, karena korban pernah mengambil sepeda motornya,” kata Johnny.

Kepala Unit (Kanit) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tomohon, Inspektur Dua (Ipda) Jemmy Rengkuan mengatakan, tersangka sudah diterima dari Tim URC Totozik dan sudah dalam proses personil piket Reserse Kriminal (Reskrim) guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply