Ilustrasi.
Ilustrasi.

Waspadai Sistem Zonasi Bisa Berselubung Titipan

AIRMADIDI, publikreport.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan aturan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Aturan baru PPDB 2019 tersebut dituang dalam Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Adapun syarat utama PPDB 2019 adalah jarak dari rumah ke sekolah, bukan nilai rapor dan ujian nasional. Namun sayangnya, diduga sebagian sekolah negeri di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tidak lagi melihat jarak rumah ke sekolah, tapi dinilai dari titipan anak pejabat maupun nominal uang.

Hal ini langsung dibantah Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Minut, Jefri Tumengkol.

“Sistem zonasi di Minut tidak ada titipan. Karena Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah tersebar banyak. Jadi tidak ada lagi istilah titipan. Jika ada, laporkan ke kami,” tegasnya kepada wartawan, Senin 01 Juli 2019.

Sistem zonasi ini, Jefri menjelaskan, hanya berlaku di sekolah negeri. Sekolah diwajibkan menerima siswa yang berdomisili di sekitar sekolah.

“Ada tiga prioritas yang harus diwajibkan dalam sekolah dimana 80% adalah jarak masuk dalam zonasi, 15% untuk siswa berprestasi dan 5% untuk mutasi siswa. Jadi yang paling besar dan harus diprioritaskan adalah siswa yang ada sekitar lingkungan sekolah,” jelasnya.

Saat ini, Jefri melanjutkan, pendaftaran siswa baru untuk SD telah ditutup tanggal 28 Juni dan pendaftaran kembali dilakukan tanggal 02-05 Juli. Sementara untuk SMP, pendaftaran dilakukam 27 Mei sampai 24 Juni dan dibuka kembali pada 04 Juli. Nantinya pada tanggal 08 Juli 2019, proses belajar mengajar di Minut akan dibuka.

“Sekolah kembali melakukam aktifitas pada 08 Juli mendatang. Tapi tidak menutup kemungkinan masih ada sekolah yang menerima pendaftaran siswa,” tambahnya. | GLENLY B

Leave a Reply