Personil kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan pertokoan Melonguane, Talaud tempat pingsannya, Zakarias Nasambe, Selasa 02 Juli 2019. Zakarias akhirnya meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas.
Personil kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan pertokoan Melonguane, Talaud tempat pingsannya, Zakarias Nasambe, Selasa 02 Juli 2019. Zakarias akhirnya meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas.

Zakarias Meninggal Dunia di Kawasan Pertokoan

MELONGUANE, publikreport.com – Masyarakat yang berada di kawasan pertokoan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 02 Juli 2019, sekitar pukul 14.30 WITA, dihebohkan dengan seorang pria yang tiba-tiba pingsan dan akhirnya meninggal. Pria tersebut terindentifikasi bernama Zakarias Nasambe, warga Desa Resduk, yang tiba-tiba tak sadarkan diri dan meninggal di jalan pertigaan samping Toko Surabaya, Kelurahan Melonguane, Kecamatan Melonguane.

Dari keterangan saksi lelaki, Jefri Pailaha kepada polisi, pada hari itu dirinya sedang berjalan menuju Pelabuhan Melonguane. Saat melewati depan toko bangunan Ko’ David, saksi berjalan membelakangi korban dengan jarak sektiar empat meter. Sesaat kemudian saksi mendengar suara benturan dari arah belakang dan melihat korban sudah tergeletak dengan posisi terlentang di badan jalan.

Melihat itu, saksi memanggil warga yang ada di sekitar dan langsung membawa korban dengan kendaraan bentor ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Melonguane. Namun saat berada di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Melonguane, nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi.

Sementara dari keterangan pihak keluarga, Vioteta Liunsanda yang juga keponakan korban menjelaskan, korban memiliki riwayat penyakit asma dan pernah jatuh saat memanjat pohon kelapa.

Menurutnya, korban yang berdomisili di Desa Resduk, baru tiba pada siang hari di rumah Keluarga Tamamingka-Bentian di Kelurahan Melonguane Timur untuk mengikuti acara pernikahan cucu korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Melonguane, Inspektur Dua (Ipda) Dedy F Matahari mengatakan, korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply