Ilustrasi, bio diesel.
Ilustrasi, bio diesel.

Kementan Klaim Berhasil Kembangkan Bio Diesel B-100

BANDUNG, publikreport.com – Impian Indonesia mempunyai energi terbarukan bukan hanya angan-angan semata. Kementerian Pertanian (Kementan) telah berhasil mengembangkan bahan bakar Bio Diesel B-100 atau 100% Biosolar (green fuel) di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat di Indonesia.

Demikian diungkapkan Ketua Umum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas), Doddy Setiadi, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bambang Gunawan, pada forum tematik ‘Bio Diesel B-100 sebagai alternatif bahan bakar masa depan ‘ di Lido Lake Resort, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis-Jumat 05 Juli 2019.

Bio Diesel B-100 ini, menurut Doddy, bermanfaat dari segi ekonomi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Dari segi ekonomi, pengunaan B-100 lebih murah 40% dibandingkan bahan bakar solar karena 1 liter solar hanya mampu menempuh jarak 9,6 km, sementara penggunaan 1 liter B-100 mampu menempuh jarak 13,1 km.

Oleh karenanya, pengunaan B-100 berpotensi mampu menghemat devisa senilai Rp26,66 triliun,” jelasnya.

Leave a Reply