Berdasarkan laporan polisi nomor LP/46/VII/Res.7.4/2019, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung kemudian melakukan penangkan terhadap terlapor RRW (26), Senin 08 Juli 2019, sekitar pukul 20.00 WITA. RRW dilaporkan telah memperkosa perempuan, YM (23) paad Minggu 07 Juli 2019, malam.
Berdasarkan laporan polisi nomor LP/46/VII/Res.7.4/2019, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung kemudian melakukan penangkan terhadap terlapor RRW (26), Senin 08 Juli 2019, sekitar pukul 20.00 WITA. RRW dilaporkan telah memperkosa perempuan, YM (23) paad Minggu 07 Juli 2019, malam.

YW Mengaku Telah Diperkosa RRW

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Seorang perempuan berinisial, YM (23), karyawan swasta, tercatat warga Kecamata Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dalam laporan polisi nomor LP/46/VII/Res.7.4/2019, mengaku telah diperkosa seorang lelaki berinisial, RRW (26), karyawan swasta di Kota Tomohon yang beralamat Kecamatan Tikala, Kota Manado.

“Menurut pelapor tindak pidana pemerkosaan terjadi pada Minggu 07 Juli 2019, malam, dibilangan Kelurahan Talete, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Johnny Marthen Kreysen.

Berdasarkan laporan ini, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung kemudian melakukan penangkan terhadap terlapor RRW, Senin 08 Juli 2019, sekitar pukul 20.00 WITA.

“Terlapor didapati Tim Totosik di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dugaan pemerkosaan yakni di salah satu kantor swasta tempatnya bekerja,” jelas Johnny.

Mengutib laporan polisi, tindak pidana pemerkosaan ini, Johnny menceritakan, berawal saat terlapor, Sabtu 06 Juli 2019 sedang berada di salah satu kantor di Tondano, Kabupaten Minahasa. Hari mulai gelap dan terlapor menawarkan kepada pelapor untuk pulang be rsama dengan sepeda motor ke Manado. Pelapor menerima tawaran tersebut karena sudah mengenal terlapor, sehubungan kantor terlapor dan pelapor ada ikatan kerjasama.

Dalam perjalanan kemudian terlapor mampir di kantornya yang berada di Tomohon dengan alasan ada yang tertinggal. Di sini diduga terlapor kemudian merayu pelapor supaya bermalam di kantor itu. Pelapor setuju dengan syarat dirinya tidur di kamar kantor dan terlapor tidur di ruangan kantor.

Waktu terus berjalan, Minggu 07 Juli 2019, sekitar jam 03.00 WITA, terlapor disinyalir memasuki kamar dan kembali merayu pelapor. Bujuk rayu tidak diladeni pelapor, sehingga terjadilah pergumulan dan terlapor membanting tubuh pelapor dan terjadilah perbuatan bejat itu.

“Tim URC Totosik telah menyerahkan kasus ini ke Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Urban Tomohon Tengah,” jelas Johnny.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Urban Tomohon Tengah, Komisaris Polisi (Kompol) Djemmy Lalujan mengatakan terlapor sementara dalam proses pemeriksaan. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply