CAT alias Laka (28), warga Pakowa, Kota Manado, Rabu 10 Juli 2019, ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sulut, Rabu 10 Juli 2019, tempat persembunyiannya yang tak jauh dari rumahnya.
CAT alias Laka (28), warga Pakowa, Kota Manado, Rabu 10 Juli 2019, ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sulut, Rabu 10 Juli 2019, tempat persembunyiannya yang tak jauh dari rumahnya.

Perampok Toko Emas di Langowan Ditangkap

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Tim Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) dipimpin, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sugeng Wahyudi Santoso, Rabu 10 Juli 2019, berhasil membekuk tersangka pelaku pencuri di Toko Emas milik Halid Musa yang berada di Jaga II, Amongena II, Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut. Perampokan Toko Emas ini terjadi pada akhir Mei 2019, lalu.

Tersangka CAT alias Laka (28), warga Pakowa, Kota Manado, ditangkap di tempat persembunyiannya yang tak jauh dari rumahnya. Penangkapan pada Rabu 10 Juli 2019,” jelas Sugeng yang merupakan Wakil Kepala Tim Resmob Direskrimum Polda Sulut.

Tersangka yang merupakan residivis kasus pembunuhan pada tahun 2008, silam, menurut Sugeng, terpaksa dilumpuhkan dengan ‘timah panas’ di kakinya, karena berusaha melawan petugas kepolisian dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau badik.

Dalam kasus pencurian ini, peran tersangka adalah membawa kendaraan serta menjual emas hasil curian. Tersangka mendapat upah Rp130 juta,” ujarnya.

BACA JUGA: Toko Emas di Langowan Dibobol Maling

Tersangka, Sugeng menambahkan, dijerat Pasal 362 KUHP dan saat ini sudah diamankan di Mapolda Sulut.

Tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain dalam kasus ini. Jadi pihak kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Diketahui, berdasarkan keterangan pemilik Toko Emas, Halid Musa (berdomisili di Kinali, Kawangkoan, Kabupaten Minahasa) sebagaimana tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/41/V/2019/Sulut/Resmin/Polsek Rural Langowan, tanggal 28 Mei 2019. Menurutnya kerugian sekitar Rp7,7 miliar setelah emas seberat 15 kilogram (kg) dan uang tunai Rp200 juta miliknya digasak maling. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply