GP alias Ery (25), warga Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin 15 Juli 2019, sekitar pukul 21.00 WITA, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung.
GP alias Ery (25), warga Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin 15 Juli 2019, sekitar pukul 21.00 WITA, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung.

Ery Diduga Konsumsi Obat Terlarang

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – GP alias Ery (25), warga Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin 15 Juli 2019, sekitar pukul 21.00 WITA, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung. Ery diamankan atas kasus keributan dan perbuatan dilakukan karena pengaruh obat-obatan terlarang.

RP (54), ayah Ery kepada polisi mengatakan, pada Minggu 14 Juli 2019, malam, anaknya ini membuat keributan resah keluarga dan tetangganya. Sang ayah menduga, anaknya ini mengkonsumsi obat-obatan terlarang yang didapatnya dari seseorang warga Manado.

Ery sendiri saat diamankan Tim URC Totosik tidak melakukan perlawanan dan masih dalam kondisi mabuk.

“Dari informasi yang didapatkan sebelumnya Ery bersama beberapa rekannya diduga mengkonsumi minuman keras (miras) jenis captikus yang dicapur dengan beberapa sachet obat batuk cair,” kata Bripka Yanny Watung.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkotika dan Obat-obatan Terlaran (Resnarkoba) Polres Tomohon, Ajun Komisaris Polisi (AKP Stanly Mawidingan mengatakan tersangka Ery telah diamankan di Mapolres.

“Kasus ini dalam penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply