Tangan terampil di kios bunga yang di Kelurahan Kakaskasen II Kecamatan Tomohon Utara, merangkai bunga. Selain bunga yang dirangkai, kios bunga di sini juga menjual beragam jenis bunga potong dengan harga bervariasi. (Foto: publikreport.com)
Tangan terampil di kios bunga yang di Kelurahan Kakaskasen II Kecamatan Tomohon Utara, merangkai bunga. Selain bunga yang dirangkai, kios bunga di sini juga menjual beragam jenis bunga potong dengan harga bervariasi. (Foto: publikreport.com)

Warga: Sebaiknya ToF Dilaksanakan di Kakaskasen

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Tournament of Flower (ToF) merupakan iven utama Tomohon International Flower Festival (TIFF). Pelaksanaan TIFF 2019, ini ToF tidak lagi akan melewati pusat kota Tomohon. ToF atau parade kendaraan hias (float) berdasarkan rundown yang disudun Panitia TIFF akan start dari bilangan Alfamart, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, menyusuri Jalan Babe Palar, Kelurahan Walian I dan finis di Stadion Babe Palar, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan.

Florist di Kakaskasen
TIFF Tak Berpengaruh pada Florist
TIFF 2018, Petani Menjerit

Terkait lokasi dan rute pelaksanaan ToF, sejumlah warga meminta kepada Panitia TIFF 2019 dan juga kepada Pemerintah Kota Tomohon agar dapat mempertimbangkan kembali. Warga menilai lokasi dan rute paling tepat untuk ToF adalah di Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.

Angelica Tinjau Beberapa Lokasi TIFF 2019

“Tomohon mengambil julukan Kota Bunga. Bunga di Tomohon adalah Kakaskasen. Nah, alangkah baiknya lokasi dan rute ToF di Kakaskasen, agar turis yang datang juga dapat menyaksikan langsung bunga-bunga yang ditanam petani dan florist yang berjejer di Kakaskasen,” kata Eduard L, mewakili warga lainnya.

Parade Kendaraan Hias (ToF) Tak Lewati Pusat Kota Tomohon

Pendapat senada juga dikemukakan warga lainnya lewat akun media sosial (medsos) seperti facebook (fb).

“Jika ada perubahan lokasi dan rute ToF, saya pikir sebaiknya ToF ini dilaksanakan di Kakaskasen. Namun, heran dari informasi, ToF justru berlokasi dan mengambil rute Kelurahan Lansot dan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan. Ini terkesan aneh. Kan Kakaskasen yang identik dengan bunga. ToF, agenda utama TIFF adalah mengangkat bunga agar ada multiplier effect untuk kesejahteraan masyarakat,” tulis salah satu akun facebook.

Wisatawan: Besi-besi Ini Untuk Apa Ya?
TIFF Mendekat, Rumah Bunga dan Sejumlah Fasilitas Terlantar
TIFF Dinilai Belum Untungkan Warga Tomohon

Lebih mengherankan lagi, tambah Thomas, warga Paslaten, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, jelang pelaksanaan TIFF dengan iven utama dan iven pendukungnya, suasana Kota Tomohon terlihat biasa-biasa saja. Belum ada sesuatu yang berbeda untuk ditampilkan kepada wisatawan yang datang.

“Ruas jalan dari Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara hingga Sarongsong, Kecamatan Tomohon Selatan belum nampak ada pembenahan infrastruktur pendukung TIFF. Besi-besi tempat bunga, nampak dibiarkan merana. Hal sama juga terlihat di pusat kota Tomohon, komleks Menara Alfa Omega. Belum ada penataan serius, masih terkesan kumuh. Padahal TIFF sudah akan dilaksanakan bulan depan,” ujarnya. | DORANG

Leave a Reply