Narasumber pada kegiatan penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras (miras) dan Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba), Kamis 18 Juli 2019, di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Airmadidi yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Minut.
Narasumber pada kegiatan penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras (miras) dan Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba), Kamis 18 Juli 2019, di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Airmadidi yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Minut.

Siswa Diminta Hindari Miras dan Narkoba

PENDIDIKAN

AIRMADIDI, publikreport.com – Minuman keras (miras) serta Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) harus dihindari dan ditolak oleh generasi muda penerus bangsa.

Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minahasa Utara (Minut) pada penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras (miras) dan Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba), Kamis 18 Juli 2019, di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Airmadidi yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Minut.

Kegiatan ini sangat baik agar para siswa memahami dan menghindari bahaya penyalahgunaan Narkoba dan miras dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Minut, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hilman Manalip menjelaskan, sejauh ini pihak kepolisian belum menemui adanya pelanggaran penggunaan Narkoba dikalangan siswa SMP dan SMA (Sekolah Menengah Atas) di Minut. Hal tersebut terlihat data Polres Minut sejak Januari 2019 hingga saat ini baru terjadi dua kasus narkotika, namun tidak ada pelaku yang berasal dari pelajar SMP dan SMA.

“Pada awal Januari ada satu kasus dan bulan Maret 2019, satu kasus lagi. Bulan Maret ditangkap adalah seorang mahasiswa. Kedua pelaku ini sudah masuk ke kejaksaan dan tahap sidang,” ungkapnya, seraya menambahkan jika pengguna narkotika akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009.

Turut memberikan materi, juga Kepala Satuan (Kasat) Pol PP dan Damkar Kabupaten Minut, Theodora Luntungan. | GLENLY B

Leave a Reply