Ilustrasi.
Ilustrasi.

Kenek Tewas Terlindas Truk

RATAHAN, publikreport.com – Julius Kevin Lobot (18), warga Jaga IV, Desa Lobu II, Kecamatan Touluaan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinis Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 21 Juli 2019, sekitar pukul 20.30 WITA, tewas terlindas truk bernomor polisi DB 8582 JY yang dikemudikan RAK (27), warga Desa Lobu II. Julius merupakan kenek (pembantu sopir) truk yang melindasnya.

Peristiwa naas ini dilaporkan, warga Des Palembatas (50), warga Desa Lobu II ke Kepolisian Sektor (Polsek) Touluaan, pada Senin 22 Juli 2019. Pelapor kepada polisi menjelaskan, malam itu truk masuk ke halaman rumah Keluarga Lendombela-Mokosuli yang berada di Jaga III, Desa Lobu dengan maksud mengangkat barang. Setelah berhenti dan mematikan mesin, sopir bersama korban turun. Sekitar 30 menit kemudian, sopir kembali menaiki truk lalu menghidupkan mesin dan menjalankan truk ke depan dengan maksud agar lebih dekat dengan lokasi barang yang akan dimuat.

Truk bergerak maju sekitar 4 meter, tiba-tiba sopir mendengar teriakan dari belakang dan langsung menghentikan laju kendaraan. Sopir bergegas turun lalu ke belakang, dan mendapati korban dalam posisi terlentang di dekat roda belakang kanan.

Korban lalu dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarkat (Puskesmas) Silian untuk mendapat perawatan medis. Namun, karena luka cukup serius, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kalooran, Amurang, dan dirujuk lanjut ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou, Manado. Takdir berkata lain, korban akhirnya meninggal dunia pada Senin 22 Juli 2019, sekitar jam 09.40 WITA.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Touluaan, Inspektur Satu (Iptu) Imanuel Lutam mengatakan, diduga sopir truk tidak memperhatikan situasi sekitar dan posisi korban saat itu, sehingga terlindas.

Telah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membuat permintaan visum. Sedangkan kendaraan truk beserta sopir telah diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan. Kejadian ini dalam penanganan lebih lanjut,” jelasnya. | RIO YANTO

Leave a Reply