Olly Dondokambey, Gubernur Provinsi Sulut.
Olly Dondokambey, Gubernur Provinsi Sulut.

Gubernur Bicara Tentang APBD Perubahan TA 2019

MANADO, publikreport.com – Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2019, menurut Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey meliputi dua bagian penting, yakni kebijakan pendapatan daerah dan kebijakan belanja daerah.

Kebijakan penganggaran ini, secara umum ditujukan untuk memecahkan permasalahan penting dan mendesak yang dapat menjadi sektor pengungkit dan mengarah pada sektor pendorong utama pembangunan,” jelas Olly.

Besaran anggaran yang diusulkan, menurut Olly, diperuntukkan bagi program/kegiatan mendesak dan dipandang penting. Selain itu, alokasi anggaran pada program dan kegiatan menampung aspirasi masyarakat sesuai hasil reses pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut.

Dengan sinergitas Pemerintah Provinsi Sulut dan DPRD Sulut, Olly yakin akan semakin memantapkan pencapaian visi pembangunan daerah, khususnya terhadap pemantapan eksistensi Sulut sebagai salah satu pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia serta memantapkan pencapaian sepuluh sasaran utama pembangunan Sulut tahun 2019.

Penanggulangan kemiskinan, pengangguran, pembangunan pendidikan, pembangunan kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, infrastruktur dan pengembangan wilayah termasuk wilayah perbatasan, kedaulatan pangan, trantibmas, peningkatan daya saing investasi, pembangunan pariwisata, pengelolaan bencana dan mitigasi iklim,” bebernya.

Diketahui, Selasa 23 Juli 2019, Pemerintah Provinsi Sulut dan DPRD Sulut telah menyepakati KUA-PPAS APBD Perubahan TA 2019. Kesepakatan itu ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

Telah menjadi tekad dan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing daerah berdasarkan potensi lintas dimensi yang terus dipacu melalui penguatan pilar-pilar penggerak dalam rangka menjawab visi pembangunan daerah, yaitu terwujudnya Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya,” ucap Olly. | VERONICA DSK

Leave a Reply