Kantor Hukum Tua Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kantor Hukum Tua Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Diperiksa Inspektorat, Oknum Kumtua Wori Tak Mampu Tunjukkan Buku Tabungan Desa

HUKUM

AIRMADIDI, publikreport.com – Dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Dana Desa (Dandes) di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), terus dilakukan pihak Inspektorat Minut. Jumat 25 Juli 2019, Tim Inspektorat Minut yang dipimpin Rio Makalew telah melakukan pemeriksaan Dandes Wori sejak tahun 2017 hingga hingga Dandes Tahap II tahun 2018.

Dalam pemeriksaan ini, menurut Rio Makalew terungkap, Hukum Tua (Kumtua) Desa Wori, Rommy Maramis tidak mampu menunjukkan buku tabungan desa. Padahal dari buku tabungan desa ini dapat diketahui apakah Dandes Tahap I dan II sudah ditarik atau belum.

“Kumtua (Desa Wori, Rommy Maramis) belum menunjukkan buku tabungan desa dengan alasan ada sama bendahara desa setempat. Namun bendahara desa katanya tidak berada di tempat,” kata Rio Makalew juga merupakan Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Kabupaten Minut.

BACA JUGA: Inspektur Minut Duga Kumtua Wori Buat LPj Fiktif

BACA JUGA: Tim Inspektorat Minut: Oknum Kumtua Wori Tak Pernah Masukkan SPj Dandes 2018

BACA JUGA: Inspektorat Lakukan Pemeriksaan, Kantor Desa Wori Masih Ditutup
BACA JUGA: Warga Nilai Penggunaan Dandes Wori Tak Transparan
BACA JUGA: Kumtua Wori Sesalkan Pemberitaan Media Massa

Terpisah, Camat Wori, Edward Tamamilang menyayangkan pemeriksaan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Dandes yang dilakukan di rumah Hukum Tua Desa Wori, Rommy Maramis. Menurutnya, hal tersebut dapat menimbulkan penilaian negatif dari masyarakat.

“Harusnya pemeriksaan di kantor desa. Kenapa harus di rumah Kumtua,” sesalnya. | GLENLY B

Leave a Reply