Ilustrasi.
Ilustrasi.

Dibekas Bengkel JP ‘Garap’ SNJP

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Unit 01 Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Sabtu 27 Juli 2019, sekitar jam 13.00 WITA, menerima laporan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak gadis dibawah umur. Peristiwa terjadi di wilayah Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Berdasarkan laporan polisi nomor LP / 372 / VII / 2019 / Sulut  / SPKT / Res-Tmh, tanggal 27 Juli 2019, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Johnny Marthen Kreysen mengungkapkan, dugaan Persetubuhan terhadap anak tersebut terjadi pada Senin 22 Juli 2019, sekitar pukul 13.00 WITA. Pelapor adalah Joyce Worotikan yang merupakan Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tomohon. Joyce mewakili orang tua korban.

“Orang tua korban sudah melapor ke Lembaga PPA  Dan Sabtu 27 Juli 2018 melapor ke Unit 01 SPKT Polres Tomohon. Menurutnya, seorang anak perempuan berusia 13 tahun, berinisial SNJP, diduga telah disetubuhi seorang lelaki berinisial JP, warga Kecamatan Tomohon Tengah,” kata Johnny mengutib penjelasan Joyce.

Peristiwa dugaan tindak pidana persetubuhan ini, Johnny menceritakan berawal, Senin 22 Juli 2019, sekitar pukul 23.00 WITA, gadis yang diketahui sudah tidak bersekolah sedang tidur di satu rumah bekas bengkel yang ada di Kecamatan Tomohon Tengah. Lalu datang lelaki, JP, yang disinyalir mendekati ranjang lalu tidur disamping sambil merayu korban.

Hubungan layaknya suami-isteri diduga terjadi secara paksa. Sebab korban dilaporkan meronta, namun tak berdaya.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tomohon, Ajun Komisaris Polisi (AKP)  Ikhwan Sukri, telah memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan dan menjemput JP. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply