Ilustrasi.
Ilustrasi.

Dua Lelaki Ini Rusak Pastori Gereja

KRIMINALITAS

TAHUNA, publikreport.com – Dua orang lelaki, masing-masing berinisial RJ alias Rik dan JM alias Jem, nekad merusak gedung pastori Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST), Efata Kolongan Mitung, Jumat 09 Agustus 2019, sekitar jam 03.00 WITA, dini hari. Kedua tersangka diduga sudah dalam pengaruh minuman keras (miras).

Saat ini personil Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tahuna, sementara melakukan pemeriksaan terhadap kedua warga tersebut,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tahuna, Inspektur Satu (Iptu) RM Makasengku.

Saat dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), menurut Makasengku, didapati beberapa bingkat kaca jendela depan dan samping sertu pintu samping bangunan pastori dalam keadaan rusak dan kacanya pecah. Serpihan kaca dan potongan bingkai jendela berserakan di lantai depan dan di dalam bangunan pastori.

Didalam bangunan pastori tepatnya di lantai dan di lemari televisi terdapat lima buah batu yang diduga digunakan oleh kedua pelaku,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Makasengku melanjutkan, di sepanjang jalan raya Kolongan Mitung, Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terdapat beberapa bendera Merah Putih dan umbul-umbul bersama tiangnya sudah berada dalam keadaan patah dan robek.

Motif kedua tersangka melakukan perbuatan ini diduga karena sudah dalam keadaan mabuk, kemudian ke pastori gereja guna mencari Ketua Jemaat GMIST Efata Kolongan Mitung. Karena Ketua Jemaat tidak ada di tempat, keduanya kemudian melakukan pengrusakkan,” bebernya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply