Unit 1 Jatantras Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa, Senin 12 Agustus 2019, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap lelaki Yopi Angkow (56), warga Kelurahan Wewelan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang terjadi pada Kamis 20 Juni 2019, sekitar pukul 19.00 WITA di Kelurahan Wewelan. Tersangka kasus tersebut FS alias Nando (23) yang merupakan keponakan korban.
Unit 1 Jatantras Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa, Senin 12 Agustus 2019, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap lelaki Yopi Angkow (56), warga Kelurahan Wewelan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang terjadi pada Kamis 20 Juni 2019, sekitar pukul 19.00 WITA di Kelurahan Wewelan. Tersangka kasus tersebut FS alias Nando (23) yang merupakan keponakan korban.

Rekonstruksi: 18 Tikaman, Luka Tusuk 22

HUKUM

TONDANO, publikreport.com – Unit 1 Jatantras Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa, Senin 12 Agustus 2019, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap lelaki Yopi Angkow (56), warga Kelurahan Wewelan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang terjadi pada Kamis 20 Juni 2019, sekitar pukul 19.00 WITA di Kelurahan Wewelan. Tersangka kasus tersebut FS alias Nando (23) yang merupakan keponakan korban. Kasus ini diduga dipicu dendam lama, padahal keduanya tinggal serumah di Kelurahan Wewelan.

Rekonstruksi di Mapolres Minahasa, menurut Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Minahasa, Inspektur Satu (Iptu) Ferdy Pelengkahu, berlangsung dalam 41 adegan. Pada adegan ke-26, terungkap korban pertama kali ditikam. Tersangka terakhir menikam dan menghentikan aksinya setelah melihat korban terkapar pada adegan ke-29.

“Ada 18 tikaman, dengan luka tusukan sebanyak 22. Peragaan dilakukan langsung oleh tersangka Sedangkan korban diperagakan orang lain,” jelas Ferdy.

Pembunuhan ini bermula saat tersangka mendapat info dari warga apabila korban sering menceritakan soal dirinya. Hal itu diketahuinya dari lelaki Sti, ketika keduanya dalam perjalanan pulang dari kebun.

Puncaknya ketika tersangka sedang berada di rumah duka tak jauh dari rumah mereka. Dan ketika tersangka akan ke warung, melihat korban sedang berada di rumah duka. Tersangka meminta kepada lelaki Sti untuk mengatakan kepada korban apa yang menjadi pembicaraan keduanya saat dalam perjalanan pulang dari kebun.

Leave a Reply