Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla berbincang dengan sejumlah Duta Besar (Dubes) negara sahabat yang menghadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2019.
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla berbincang dengan sejumlah Duta Besar (Dubes) negara sahabat yang menghadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2019.

Presiden Jokowi: Keutuhan NKRI Adalah Segala-galanya

JAKARTA, publikreport.com – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah segala-galanya. Jangan sampai dikorbankan yang namanya keutuhan NKRI karena pilihan bupati, pilihan walikota, pilihan gubernur dan pilihan presiden.

Keutuhan NKRI harus ditempatkan di tempat yang paling penting,” tegas Jokowi kepada wartawan sebelum memimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2019, siang.

Pada hari yang berbahagia ini, Jokowi mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia (RI) yang ke-74 tahun kepada seluruh rakyat Indonesia.

Pada periode kedua kepemimpinannya nanti, Jokowi mengungkapkan, akan fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Kita akan konsentrasi kepada pembangunan SDM. Mulai dari bayi di dalam kandungan harus bagus nustrisinya, bagus gizinya. Begitu lahir harus diperhatikan yang berkaitan dengan gizi dan nutrisi,” katanya.

Yang paling penting, menurut Jokowi, sejak awal memang harus dibangun, dibentuk yang namanya karakter. Oleh sebab itu, budi pekerti menjadi sesuatu yang sangat penting sekali.

Yang berkaitan dengan etika, disiplin, tanggung jawab, budaya kerja keras, dan kemandirian harus dibangun sejak awal,” jelasnya.

Pada tahapan menengah, Jokowi menjelaskan, harus disiapkan skill masa kini dan skill masa depan. Itu yang penting sekali. Oleh sebab itu, Jokowi menganggap harus jelas sekarang, kalau anak sudah masuk ke pendidikan menengah, apakah mengambil kejuruan, apakah yang bidang keilmuan, ini mulai harus kita tata secara baik.

Kalau sudah di perguruan tinggi, sudah saya sampaikan, target kita adalah mereka bisa berkompetisi di regional maupun global untuk yang di universitas. Jadi step-stepnya harus jelas dan harus ada,” paparnya.

Leave a Reply