Ilustrasi.
Ilustrasi.

Era Digital, Menkeu: Terdapat Potensi Penghematan Kertas

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, diera digital selain perubahan proses bisnis juga menuntut semakin rendahnya penggunaan kertas, less paper atau bahkan paperless.

Dalam manajemen ASN (Aparatur Sipil Negara) yang berbasis digital, terdapat potensi penghematan biaya ribuan lembar kertas untuk pengurusan SK (Surat Keputusan) kenaikan pangkat, pensiun, penyesuaian karena tugas belajar, dan lain-lain,” jelas Sri Mulyani pada penandatanganan Note Kesepahaman antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta belum lama ini.

Selain itu, menurut Sri Mulyani, juga dapat dihemat biaya pencetakan, ruang penyimpanan penyimpanan berkas, hingga waktu yang harus diluangkan para pimpinan untuk menandatangainya secara basah.

Kerjasama Kemenkeu dan BKN sebagai bentuk inovasi untuk peningkatan pelayanan kepegawaian berbasis teknologi yang memiliki pengakuan legalitas administrasi. Melalui kerja sama ini, Kemenkeu dan BKN akan dapat melakukan pertukaran data pada Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kedua institusi, yaitu Human Resources Information System (HRIS) Kemenkeu dengan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) yang ada di BKN.

Selain itu, untuk pengembangan manajemen ASN, penggunaan tanda tangan digital (digital signature) akan diakui bagi kepentingan dokumen kepegawaian yang diterbitkan oleh kedua pihak. Pelaksanaan pengembangan manajemen ASN dan sistem informati ASN dilakukan secara bersama-sama Kemenkeu dan BKN dengan memperhatikan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing pihak. | DORANG

Leave a Reply