Jack Paruntu, Kepala Dinas PTSP Kabupaten Minut.
Jack Paruntu, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Minut.

Jle’s Dive Centre & Resort Terancam Ditutup

AIRMADIDI, publikreport.com – Pengelola objek wisata Jle’s Dive Centre & Resort di Desa Minaesa, Kecamatn Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tidak memenuhi panggilan yang dilayangkan Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (DinPTSP) Minut, hingga tenggat waktu, yakni Senin 26 Agustus 2019. Surat panggilan dilayangkan DinPTSP pekan lalu.

“Surat pemanggilan telah kami layangkan dan sampai sore ini (Senin 26 Agustus 2019), pengelola objek wisata itu belum datang,” kata Kepala DinPTSP Kabupaten Minut, Jack Paruntu kepada wartawan, Senin 26 Agustus 2019.

Dasar pemanggilan terhadap pengelola Jle’s Dive Centre & Resort, menurut Jack, karena belum lama ini Tim DinPTSP Minut turun ke lapangan melakukan pengawasan perizinan di lokasi objek wisata itu. Namun disaat tim meminta kelengkapan berkas izin usaha, pihak pengelola tidak bisa menunjukkan.

“Tidak ada satupun berkas yang mereka tunjukkan. Pihak pengelola berjanji akan membawa langsung ke DinPTSP, namun sampai saat ini tidak ada yang datang,” jelasnya.

BACA JUGA: Resort Ini Diduga Lakukan Reklamasi Tanpa Izin

BACA JUGA: DinLH Minut Hentikan Pengerjaan Jle’s Dive and Resort

BACA JUGA: DPRD Minut Agendakan Hearing dengan Jle’s Dive Centre and Resort

DinPTSP akan melayangkan surat peringatan ke pengelola Jle’s Dive Centre & Resort. Jika surat tersebut masih diabaikan, Jack menegaskan, maka akan ada surat peringatan hingga tiga kali sampai pada penutupan usaha.

“Penutupan usaha atau penyegelan bisa kami lakukan. Namun itu ada proses tahapan sebelum sampai disitu (penyegelan),” tambahnya. | GLENLY B

Leave a Reply