Ilustrasi koperasi.
Ilustrasi koperasi.

LPj Jadi Hambatan Koperasi di Tomohon

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kota Tomohon, Jane Mendur mengungkapkan pada saat penilaian Koperasi Tingkat Kota Tomohon, hanya sekitar 20 persen koperasi aktif yang dapat melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Setelah dicek, menurutnya, ternyata rata-rata belum dapat membuat laporan pertanggungjawaban (LPj) dari pelaksanaan kegiatan koperasi.

“Koperasi yang tidak mengadakan RAT dikategorikan sebagai koperasi yang tidak sehat. Jika sampai tiga kali tidak melaksanakan RAT, akan diusulkan untuk dibubarkan. Seharusnya dua kali, tapi untuk Kota Tomohon diberikan dispensasi,” kata Jane pada pelatihan pengurus koperasi, Rabu 28 Agustus 2019.

DPO Penggelapan Uang Koperasi Diringkus Tim Resmob

Melihat keberadaan koperasi di Kota Tomohon ini, Jane menjelaskan, sehingga Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tomohon berinisiatif mengadakan pelatihan. Dengan pelatihan ini diharapkan para peserta dapat berkonsentrasi dan fokus pada materi agar ada pemahaman dan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan.

Ratusan Koperasi di Minut Dapat Peringatan Keras

Tampil sebagai narasumber pada pelatihan ini, yakni Sekretaris Daerah Kota (Setdakot) Tomohon, Harold Viktor Lolowang, Kepala Balai Pelatihan Koperasi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Clara A Polii dan Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tomohon, Eduard Mantouw. | VICTORIE WUWUNG

Leave a Reply