Roland Roeroe dan warga Kota Tomohon pada suatu acara. (foto: publikreport.com)
Roland Roeroe dan warga Kota Tomohon pada suatu acara. (foto: publikreport.com)

Roland: Saya Cinta (Sekali) dengan Kota Tomohon

POLITIK

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Salah satu bakal calon kepala daerah yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon 2020, Roland Roeroe mengaku meski dirinya menjalankan usaha di Jakarta, namun dirinya selalu menyempatkan waktu untuk menyambangi warga Kota Tomohon di 44 kelurahan.

“Karena cinta sekali dengan Kota Tomohon, sehingga tradisi mengunjungi warga setiap kali pulang kampung selalu dilakukan,” kata Roland, Kamis 29 Agustus 2019.

Kecintaan pada kampung halaman ini, menurut Roland, mendorong dirinya untuk dapat secara langsung terlibat dalam membangun Tomohon. Untuk itu, suami dari Gladys Kangiras ini sedang melakukan sosialisasi sebagai salah satu kandidat kepala daerah Kota Tomohon pada perhelatan Pilkada 2020.

“Saya bangga menjadi bagian dari perjuangan PDIP. Makanya ingin maju dari partai ini, tapi tetap membuka koalisi dengan partai lain. Saya dapat restu dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut, bapak Olly Dondokambey, untuk melakukan sosialisasi. Tapi PDIP punya mekanisme yang jelas, dan keputusan akhir ada pada partai,” ungkap ayah dari Clarisa dan Gerald.

Roland: Sebagai Orang Tomohon Asli, Siap Bertarung di Pilkada

Roland dalam melakukan sosialisasi mengusung visi ‘Tomohon Baru’, Modernisasi, Mendunia, Berbudaya menuju Tomohon Hebat, mendapat respons dari berbagai komponen masyarakat.

“Pak Roland punya cara pendekatan berbeda dan tidak terlihat mengada-ada. Dia pengusaha sukses dan tinggal di ibukota Jakarta. Tapi gaya dan bahasanya sangat tulus,” nilai Verry Moningka, warga Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara.

Sementara, Jerry Supit, warga Tumatangtang, Tomohon Selatan menilai, Roland Roeroe datang dari keluarga pelayan gereja dan asli orang Tomohon.

“Pak Roland dari keluarga Roeroe. Tainga pa (teringat pada) Pendeta Prof (Willy) Roeroe. Keluarga pelayan gereja dan asli Tomohon. Pantas jadi pemimpin Kota Tomohon. Kalau jadi calon, pasti nama besar Roeroe akan pengaruhi pilihan orang-orang yang kenal tu Prof (Roeroe),” ujarnya.

Terpenting dari sosok Roland, Josep Karamoy mengatakan, adalah basic dia sebagai dokter. Sebagai seorang dokter tentunya mempunyai tingkat pemahaman kemanusiaan yang sangat tinggi. Ketulusan, kejujuran dan welas asih yang jarang dimiliki para pemimpin masa kini. Dia masih mudah dan punya improvisasi membangun yang tinggi. Tapi yang menentukan adalah Tuhan.

“Saya dengar, setiap kali berkunjung di kelurahan, pak Roland selalu memberi bantuan. Luar biasa,” kata Josep. | JOPPY JW

Leave a Reply