Barang bukti berupa besi yang diduga dipakai tersangka RD (37) memukul Sahril Runtu hingga meninggal dunia. Peristiwa terjadi di Jaga I, Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 01 September 2019, sekitar jam 01.00 WITA.
Barang bukti berupa besi yang diduga dipakai tersangka RD (37) memukul Sahril Runtu hingga meninggal dunia. Peristiwa terjadi di Jaga I, Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 01 September 2019, sekitar jam 01.00 WITA.

Sahril Tewas Dianiaya

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Sahril Runtu meninggal dunia setelah dianiaya oleh terduga lelaki berinisial RD (37), warga Desa Minaesa. Peristiwa ini terjadi di Jaga I, Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 01 September 2019, sekitar jam 01.00 WITA.

Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Wori, guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wori, Inspektur Dua (Ipda) Noly Kinda.

Kepada masyarakat, Noly mengimbau, agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukumnya kepada pihak kepolisian.

Kami menghimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri, sehingga dapat menimbulkan permasalahan lain,” imbaunya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun kepolisian dari saksi lelaki AG (21), warga Desa Kima Bajo, peristiwa berawal dari pertengkaran antara RD dan RK. Kemudian datang lelaki FP untuk melerai. Saksi melihat pelaku RD hendak memukul FP, sehingga saksi mendekat dengan maksud untuk melerai. Tiba-tiba pelaku langsung memukul saksi dibagian kepala dengan menggunakan batu, sehingga saksi mengalami luka robek di kepala sebelah kiri.

Sementara terjadi pertengkaran antara saksi dan tersangka RD, korban Sahril Runtu datang dengan maksud untuk melerai pertengkaran tersebut. Namun, pelaku langsung memukul korban dengan sebuah besi (tanjak) ke bagian kepala. Korban jatuh dan tidak sadarkan diri. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply