Penanggung Jawab Upsus Pajale Sulut/Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Andriko Notosusanto didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Novly Wowiling dan Kepala Seksi Teritorial (Pasiter) Komando Resort (Korem) 1302/Santiago, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) Provinsi Sulut di Mercure Manado Tateli Resort and Convention, Kamis 05 September 2019.
Penanggung Jawab Upsus Pajale Sulut/Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Andriko Notosusanto didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Novly Wowiling dan Kepala Seksi Teritorial (Pasiter) Komando Resort (Korem) 1302/Santiago, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) Provinsi Sulut di Mercure Manado Tateli Resort and Convention, Kamis 05 September 2019.

Musim Kemarau, Proses Produksi Pangan Harus Diamankan

MANADO, publikreport.com – Menghadapi dampak kekeringan panjang – musim kemarau – sebagaimana diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sampai Oktober 2019, daerah-daerah yang ketersediaan air masih lancar terus didorong untuk segera melaksanakan penanaman dan melakukan tindakan antisipasi proaktif terintegrasi.

Dari laporan yang sudah kami terima dari kabupaten/kota, rata-rata sudah dilanda kekeringan. Tingkat kekeringan mulai dari ringan 283,15 hektar (ha), sedang 44 ha, berat 22 ha dan pusso 65,5 ha. Total yang terlaporkan ada 414,65 ha,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Novly Wowiling pada Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) Provinsi Sulut di Mercure Manado Tateli Resort and Convention, Kamis 05 September 2019.

Mengantisipasinya, menurut Novly, pihaknya sudah menyalurkan pompa air sebanyak 96 unit ke Bolaang Mongondow (Bolmong) 14 unit, Bolmong Utara (Bolmut) 20 unit, Bolmong Timur 7 unit, Bolmong Selatan (Bolsel) 6 unit, Minahasa 10 unit, Minahasa Selatan (Minsel) 10 unit, Minahasa Tenggara (Mitra) 14 unit, Minahasa Utara (Minut) 11, Kota Tomohon 3 unit dan Bitung 1 unit.

Beberapa daerah sudah kami bangun irigasi perpompaan, seperti di Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong 1 unit, di Desa Tombariri, Kabupaten Minahasa 1 unit, Minsel 3 unit dan Minut 2 unit. Irigasi kontruksi embung/dam parit juga sudah terdapat di Bolmong 3 unit, Boltim 2 unit, Bolsel 1 unit, Minahasa 1 unit, Minsel 2 unit, Minahasa Tenggara (Mitra) 2 unit dan Kepulauan Sangihe 1 unit,” bebernya.

Pemerintah, Novly melanjutkan, juga telah memberikan bantuan bangunan konstruksi irigasi perpipaan di Bolmong 1 unit, Bolsel 2 unit, Minsel 1 unit dan Kepulauan Talaud. Juga bantuan konstruksi jaringan irigasi tersier di Bolmong untuk luasan 300 ha, Bolmut 200 ha, Boltim 200 ha, Minahasa 400 ha, Minut 200 ha, Minahasa Selatan 600 ha, Minahasa Tenggara 600 ha, Kepulauan Talaud 100 ha dan Kepulauan Sangihe 100 ha.

Saya berharAp agar fasilitas yang telah diberikan dan sudah diterima, dimanfaatkan sesuai peruntukan serta lakukan perawatan. Semoga ini dapat membantu dalam kegiatan produksi, terutaman dalam menghadapi anomali iklim yang diprediksi hingga Oktober 2019,” ujarnya.

Selaku Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulut, Novly menyatakan, keterpaduan bersama untuk mencapai LTT Upsus dan panen sesuai dengan target yang telah ditetapkan sudash memberikan hasil.

Walau kita harus berjuang memantapkan komitmen menghadapi cengkeraman cuaca. Dengan rasa tanggung jawab, tentunya kita terus mendorong teman-teman di Dinas Pertanian Provinsi, untuk melayani dan menanggulangi permasalahan dilapangan terkait kekeringan yang melanda tanaman pangan dengan membangun komunikasi bersama,” harapnya.

Penanggung Jawab Upsus Pajale Sulut, Andriko Notosusanto mengungkapkan, Sulut patut bersyukur karena meski iklim sudah kering, namun masih ada air.

Untuk itu kita harus amankan produksi padi dan tanaman pangan lainnya dari cengkeraman iklim kering mulai panjang,” katanya.

Leave a Reply