Ilustrasi.
Ilustrasi.

Warga Papua di Minsel dan Mitra Setia pada NKRI

AMURANG, publikreport.com – Warga Papua yang berdomisili di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), secara tegas menyatakan komitmennya untuk tetap setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Hal tersebut dinyatakan dalam acara bertajuk Doa Untuk Negeri Indonesia Bersatu, di kawasan boulevard, Kelurahan Uwuran I, Kecamatan Amurang, Rabu 04 September 2019, malam.

Berikut deklarasi yang diucapkan secara lantang oleh warga Papua di Minsel dan Mitra yang dikuti ribuan warga lainnya di lokasi acara.

  • Dengan ini menyatakan mengeliminir dan menolak segala bentuk upaya disintegrasi bangsa
  • Menjaga keutuan 4 pilar kebangsaan; Pancasila, UUD (Undang-Undang Dasar) 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika
  • Menolak segala bentuk disintegrasi bangsa
  • Menolak segala bentuk provokasi.

Selain itu, warga Papua yang berada di Minsel dan Mitra, menyatakan dukungan kepada pemerintah dalam melakukan upaya damai dalam penyelesaian permasalahan di Surabaya, Malang, Manokwari, Sorong serta di seluruh wilayah NKRI. Mereka juga menolak dan mengutuk segala pemberitaan yang berisi berita bohong (hoaks), yang menimbulkan permusuhan dalam masyarakat untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Acara yang digelar Kepolisian Resort (Polres) Minahasa ini dihadiri ribuan elemen masyarakat dari Kabupaten Minsel dan Mitra. Turut memeriahkan acara ini para siswa sekolah menengah dan masyarakat dengan paduan suara, vokalis remaja, pembacan puisi, tarian tradisional hingga pembacaan doa oleh perwakilan tokoh agama.

BACA JUGA: Mahasiswa Papua: Di Manado Kami Dihormati

Leave a Reply