Pelaku pertanian terus melakukan pengawalan dan mendampingi petani. Nampak panen padi belum lama ini di Dumoga, Bolaang Mongondow (Bolmong) yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Novly Wowiling dan Hartin Kasim, mewakili Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulut.
Pelaku pertanian terus melakukan pengawalan dan mendampingi petani. Nampak panen padi belum lama ini di Dumoga, Bolaang Mongondow (Bolmong) yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Novly Wowiling dan Hartin Kasim, mewakili Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulut.

Balitbangtan BPTP Cermati Perubahan Iklim

MANADO, publikreport.com – Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut), Dr Yusuf mengakui apabila Sulut saat ini memang sedang melakukan panen untuk tanaman pangan dan sebagian hortikultura. Meski demikian, dirinya menganjurkan agar perubahan iklim yang terjadi dapat ditangkap dan dimanfaatkan, salah satunya dengan mendorong kegiatan penelitian dan pengkajian (litkaji) untuk antisipasi dengan sistim pengairan.

Lakukan koordinasi di daerah dengan teman-teman pelaku pertanian, serta lakukan pelaporan terus fenomena yang terjadi dilapangan,” ujarnya.

Untuk kegiatan di kantor, Yusuf mengatakan, pihaknya telah menugaskan Penanggung Jawab Obor Pangan Lestari (Opal) mendukung Program Taman Agro Inovasi (Tagrimart) untuk lebih optimal.

Manfaatkan sumber daya di lingkungan kantor dengan melakukan penanaman keragaman tanaman pangan, hortikultura ikan dan ternak. Rencanakan dengan berpedoman pada Petunjuk Teknis (Juknis) Opall, serta lakukan panen dan pasarkan hasil pada pegawai di kantor,” tegasnya.

Walau cuaca kurang bersahabat (iklim panas), Yusuf berharap, dengan keterpaduan pelaku pertanian dan terus berkomunikasi semauanya dapat diantisipasi dan dilewati.

Plus doa kita bersama,” ucapnya.

BACA JUGA: Musim Kemarau, Sulut Terus Panen dan Menanam

Balitbangtan BPTP Sulut sebagai sumber inovasi teknologi di daerah, Yusuf menegaskan, terus menggerakkan para peneliti dan penyuluh untuk menghilirkan inovasi teknologi sambil mengidentfvikasi fenomena iklim lapangan.

Saat ini, Yusuf menambahkan, Balitbangtan BPTP Sulut sedang melakukan perbanyakan benih Inpari-31 di Kabupaten Minahasa di lahan 2 hektar (ha) yang siap panen pada Desember 2019. Dengan perkiraan padi yang dihasilkan sebanyak 7 ton untuk disebarkan ke petani di Sulut.

Ini diharapkan untuk penuhi ketersediaan benih padi periode 2020,” tambahnya. | VERONICA DSK

Leave a Reply