Lelaki Kasih Sahea (53), warga Desa Malat, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sultu), yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan,
Lelaki Kasih Sahea (53), warga Desa Malat, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sultu), yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan,

Nelayan Tewas Tenggelam

MELONGUANE, publikreport.com – Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan, Kasih Sahea (53), warga Desa Malat, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sultu), Senin 23 September 2019, sore, tewas tenggelam saat mencari ikan di perairan tak jauh dari desanya.

Kami sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gemeh, Inspektur Dua (Ipdas) Priyuhakri Tumade.

Keluarga korban menolak otopsi yang dinyatakn melalui surat pernyataan,” sambungnya.

Kronologi peristiwa sebagaimana keterangan yang berhasil dihimpun kepolisian, sore itu korban bersama dua temannya sesama nelayan, Yansen Riung dan Filipson Goha, pergi ke tengah laut untuk menebar jala ikan. Tak lama kemudian korban melihat seekor penyu di dekat jala tersebut.

Korban lalu meminta Yansen dan Filipson pergi ke darat untuk mengambil jubi (alat pemanah) ikan. Keduanya bergegas mengambil jubi lalu kembali ke tengah laut dan memberikannya kepada korban.

Korban segera menyelam sambil membawa jubi untuk menangkap penyu. Sekitar tiga menit kemudian korban tak kunjung muncul ke permukaan. Kedua saksi yang khawatir terjadi sesuatu terhadap korban, langsung menuju ke darat dan memanggil warga serta nelayan lainnya.

Leave a Reply