Pusat kota Tomohon, nampak Menara Alfa Omega.
Pusat kota Tomohon, nampak Menara Alfa Omega.

Para Anak Muda Ini Lakukan Bersih-bersih di Tomohon

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Sejumlah anak muda Kota Tomohon, Sabtu 21 September 2019, lalu, memprakarsai aksi bersih-bersih lingkungan di Kota Tomohon. Aksi ini mengusung tema ‘Cleanup for Peacefull Indonesia’ di bawah arahan Rachel Koraag sebagai leader World Cleanup Day 2019 Kota Tomohon.

“Aksi bersih-bersih ini kami telah lakukan di titik-titik yang rawan sampah ilegal, seperti Stadion Babe Palar di Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, Pasar Beriman Tomohon di Kelurahan Paslaten I, Kecamatan Tomohon Timur, kompleks Menara Alfa Omega dan pusat kota Tomohon,” kata Rachel melalui siaran persnya kepada publikreport.com, Jumat 27 September 2019.

Kalimpesan, Mata Air atau Tempat Sampah?

Aksi ini, menurut Rachel, juga melibatkan relawan, aktivis, masyarakat peduli lingkungan, seperti MPAB Gennaios Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), Forum Anak Daerah Kota Tomohon, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tomohon, serta partner seperti Sekolah Menengah Atas (SMA) Lentera Harapan Tomohon, SMA Kristen I Tomohon, para duta genre dan duta pendidikan Sulut.

Soal Sampah di Rurukan, Warga Nilai Pemerintah Tidak Serius

“Relawan ini datang dari berbagai latar belakang, seperti siswa, mahasiswa, pekerja kantoran bahkan influencer. Sampah yang terkumpul 68 karung, dengan kisaran berat per karung 10-20 Kg (kilogram). Setidaknya melalui kegiatan ini telah mengurangi kurang lebih 70 persen sampah plastik yang ada di empat lokasi rawan sampah itu,” jelasnya, seraya menambahkan turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DinLH) Kota Tomohon, Novi Politon bersama jajaran dan Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tomohon, Olga Karinda.

“Kegiatan ini akan berlanjut. Bukan hanya pada 21 September 2019 saja, tetapi sampai hari-hari berikutnya,” tambahnya. | VICTORIE WUWUNG

Leave a Reply