Delegasi Sulut dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw pada penerbangan perdan rute Manado (Indonesia)-Davao (Filipina) dengan menggunakan pesawat Maskapai Garuda Indonesia ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang, Jumat 27 September 2019.
Delegasi Sulut dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw pada penerbangan perdan rute Manado (Indonesia)-Davao (Filipina) dengan menggunakan pesawat Maskapai Garuda Indonesia ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang, Jumat 27 September 2019.

Penerbangan Manado-Davao Terwujud

MANADO, publikreport.com – Pesawat Maskapai Garuda Indonesia ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang, Jumat 27 September 2019, mendarat mulus di Bandar Udara (Bandara) International Francisco Bangoy Davao, Filipina. Pendaratan ini setelah burung besi itu terbang selama 1 jam 55 menit dari Bandara International Sam Ratulangi Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Indonesia.

Penerbangan perdana rute Manado-Davao ini, delegasi Indonesia, yakni sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulut dan 15 agen travel dibawah naungan ASITA Sulut dipimpin Wakil Gubernur Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw. Turut serta juga Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dan Asisten Deputi Kementerian Pariwisata, Ricky Fauzi. Rombongan disambut Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Filipina, Sinyo Harry Sarundajang.

Kami bertekad agar penerbangan Manado-Davao ini akan berkelanjutan sehingga kawan-kawan agen ini ikut dan mendukung penuh. Juga sejumlah wakil bupati dan sekretaris dari 15 kabupaten/kota dilibatkan. Karena pesan Pak Gubernur, semua masyarakat di seluruh Sulut harus bisa manfaatkan kehadiran penerbangan ini,” jelas Steven OE Kandouw.

Kepada pemerintah kabupaten/kota se-Sulut, Steven meminta agar mendukung penuh langkah yang dilakukan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey ini.

Penerbangan Manado-Davao ini dijadualkan seminggu dua kali yakni Senin dan Jumat. | VERONICA DSK

Leave a Reply