Ilustrasi sampah buah-buahan.
Ilustrasi sampah buah-buahan.

Tips Melestarikan Lingkungan

Musim buah-buahan mulai datang. Dampaknya tentu akan banyak sampah di sekitar. Bagaimana melestarikan lingkungan dengan sampah-sampah dari buah-buahan ini?

Penyuluh Ahli Pertama Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut), Arnold Corneles Turang membagikan tipsnya.

Ketika makan buah, bijinya kita kumpul, bungkus dengan koran bekas dan jemur. Buah apa saja. Ketika kering, kita bawa ke lahan tidur atau jurang dan kita ‘buang’ di situ. Niscaya saat musimnya tiba ‘saudara’ kita itu akan berkecambah,” katanya saat berbincang dengan publikreport.com.

Dengan melakukan hal seperti ini, menurut Arnold, sudah berpartisipasi, berkontribusi menyelamatkan bumi.

Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kata orang bijak, ‘bila kita belum bisa melakukan hal besar, mari kita buat hal kecil dengan cara besar’,” ujarnya.

BACA JUGA: Para Anak Muda Ini Lakukan Bersih-bersih di Tomohon

Saat berkeliling bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara (Sulut) atau menuju kantornya di Manado, Arnold mengaku kerap sedih, melihat sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum.

Berusaha agar sampah dirumah dipilah yang organik dan berbahaya. Berupaya tanamkan dan kendalikan sampah. Latih diri untuk kendalikan sampah,” akunya.

BACA JUGA: Soal Sampah di Rurukan, Warga Nilai Pemerintah Tidak Serius

Semoga para pembuang sampah sembarangan, Arnold berharap, sadar dan bertobat. Karena cuaca panas yang terjadi sekarang ini, adalah ‘sumbangan’ buruk dari para pembuang sampah sembarangan. Juga pengembang perumahan yang kelihatannya membangun, namun lebih pada merusak tempat tinggal mahluk hidup ciptaan-Nya, karena seenaknya menebang pohon dan gusur lahan tanpa menanam kembali.

Bumi rumah kita bersama, bersama kita pelihara. Walau kecil baktimu dan baru sesaat kita nikmati bersih, namun sudah berbuat,” ujarnya. | VERONICA DSK

Leave a Reply