Sebagian pengungsi warga asal Manado, Sulut di posko pengungsian Dunlop, Sentani, Papua.
Sebagian pengungsi warga asal Manado, Sulut di posko pengungsian Dunlop, Sentani, Papua.

Gubernur Sulut Tugaskan Sejumlah Pejabat ke Wamena

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey menugaskan, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sulut, seperti Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Joy Oroh, Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang), Meky Onibala dan Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov), Jemmy Kumendong dan pejabat dari Dinas Sosial (Dinsos) ke Wamena guna membawa bantuan kepada korban yang mengungsi akibat kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, beberapa waktu lalu.

Tiba di Bandar Udara (Bandara) Sentani, tim dijemput Pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) di Papua bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat Minahasa. Bersama-sama mereka menuju lokasi pengungsian di Dunlop, Sentani. Di lokasi ini terdapat sektiar 75 orang pengungsi. Tim melakukan dialog dan mendapatkan masukan secara langsung apa yang dibutuhkan para pengungsi.

Para pengungsi menginginkan bagaimana caranya untuk keluar dari Wamena, karena banyak yang masih menunggu list. Selain itu mereka sangat membutuhkan makanan, pakaian serta kebutuhan lainnya untuk pulang ke Manado. Para pengungsi ingin pulang karena beranggapan sudah tidak kondusif lagi tinggal di Wamena.

BACA JUGA: 180 Warga Manado di Wamena Telah Dipulangkan

BACA JUGA: Ratusan Warga Kawanua Telah Keluar dari Wamena

Selain di posko pengungsian, tim juga mendapati banyak warga yang ditampung langsung oleh keluarga masing-masing, bahkan ada yang sudah langsung pulang ke Manado.

BACA JUGA: Mahasiswa Papua: Di Manado Kami Dihormati

Selanjutnya Tim Pemerintah Provinsi Sulut) berkunjung ke lokasi penampungan pengungsi asal Sulut di Kehiran, Sentani. Sabtu 05 Oktober 2019, sesuai rencana tim ini akan menuju Wamena. | VERONICA DSK

Leave a Reply