Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 04 Juli 2019.
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 04 Juli 2019.

Kembangkan KEK, Pemerintah Gandeng Kadin

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan, dunai usaha memiliki peran penting dalam pengembangan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) di berbagai pelosok tanah air. Oleh karena itu, guna mendorong dan meningkatkan partisipasi dunia usaha dalam mempercepat pembangunan dan pengembangan KEK, Dewan Nasional KEK menjalin kerja sama dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia.

Meningkatkan peran serta dunia usaha dalam mempercepat pembangunan dan pengembangan KEK sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi, dan meningkatkan nilai investasi,” jelas Darmin.

Diketahui, pada Kamis 10 Oktober 2019, Menko Perekonomian, Darmin Nasution selaku Ketua Dewan Nasional KEK bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Perpanjangan Kerja Sama Pengembangan KEK. Nota Kesepahaman ini berlaku selama jangka waktu 5 tahun ke depan, dan merupakan perpanjangan atas nota kesepahaman tentang pengembangan KEKyang telah ditandatangani di Jakarta pada 27 Juli 2017 dan berlaku selama 2 tahun.

Melalui Nota Kesepahaman ini, upaya peningkatan investasi KEK dilakukan melalui serangkaian forum bisnis, road show, dan sosialisasi kepada investor. Selain itu juga dengan meningkatkan kemampuan Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola KEK dalam pengelolaan dan pemasaran KEK melalui serangkaian kegiatan pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), studi banding, dan kegiatan lain untuk menarik investasi serta memberi masukan dalam rangka evaluasi dan peningkatan daya saing KEK,” papar Darmin.

Kerja sama Dewan Nasional KEK dengan Kadin Indonesia, Darmin mengatakan, meliputi kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan investasi di KEK melalui serangkaian kegiatan pendukung. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan kapasitas badan usaha pembangun dan pengelola KEK terkait dengan pengelolaan dan pemasaran KEK dan memberikan masukan dalam rangka evaluasi dan peningkatan daya saing KEK.

KEK

Hingga Oktober 2019, komitmen investasi di seluruh KEK yang tersebar di pelosok Tanah Air telah mencapai Rp85,3 triliun dan sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 8.686 orang.

Kehadiran KEK di daerah punya andil besar terhadap peningkatan ekonomi daerah tersebut dan perekonomian nasional pada umumnya,” kata Damin.

KEK memang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2012 baru ada 2 KEK yang ditetapkan yaitu KEK Sei Mangkei di Sumatera Utara (Sumut) dan KEK Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, Banten. Jumlah KEK meningkat pesat menjadi 8 pada tahun 2014, dan hingga Oktober 2019 telah berkembang menjadi 13 KEK.

Hingga saat ini jumlah KEK yang telah beroperasi sejumlah 10 Kawasan, yaitu KEK Sei Mangkei, Sumut, KEK Tanjung Lesung, Banten, KEK Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), KEK Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dan KEK Morotai, Maluku Utara (Malut).

Leave a Reply