Ilustrasi.
Ilustrasi.

Stok Oksigen di RSUD Liunkendage Rawan

TAHUNA, publikreport.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), meski telah memiliki peralatan produksi oksigen, tapi belum mampu memenuhi kebutuhan setiap hari, yakni minimal 12 tabung. Rumah sakit ini hanya mampu memproduksi 4 tabung per hari. Sehingga rawan terjadinya kekosongan stok oksigen, ketika masih membutuhkan.

Guna memenuhi kebutuhan oksigen yang dinilai sangat urgen ini, Direktur RSUD Liunkendage, dr Blesing Rompis mengaku manajemen berupaya menjalani kerja sama dengan pengusaha di Jakarta. Kerja sama dengan pengusaha ini dipastikan sebelum tahun 2019 berakhir.

Kerja sama telah disepakati. Saat ini pengusah itu tengah menyiapkan peralatannya untuk dibawa ke Sangihe. Kita tinggal menunggu peralatan diangkut dengan kapal laut, sehingga membutuhkan waktu yang cukup hingga pemasangannya nanti,” ungkap Blesing, Senin 14 Oktober 2019.

Jika peralatan sudah terpasang, Blesing menjelaskan, rumah sakit akan mampu memproduksi 40 tabung per hari. Dengan produski 40 tabung setiap hari, tidak hanya kebutuhan rumah sakit yang mempu dipenuhi, kebutuhan seluruh Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) juga bisa dipenuhi. Ttermasuk jika ada order dari rumah sakti di kabupaten tetangga.

Selama ini, Blesing menuturkan, RSUD Liunkendage bergantung pasokan tabung oksigen dari Manado untuk memenuhi kebutuhan setiap hari. Sementara droping tabung oksigen dari Manado ke Sangihe kerap mengalami hambatan ketika terjadi cuaca buruk.

Memang sangat riskan jika kita hanya mengharapkan droping oksigen dari Manado. Sebab sudah banyak kali kita menghadapi kendala cuaca buruk yang membuat kapal pengangkut tidak masuk,” bebernya. | VEBE

Leave a Reply