Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pilhut Desa Tontalete Ditunda, Masyarakat Protes

AIRMADIDI, publikreport.com – Sejumlah warga Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan penolakan atas penundaan pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Tontalete. Penolakan tersebut mengemuka saat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minut saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Kema, Senin 21 Oktober 2019.

Camat Kema, Vilma Anthonie mengatakan, jika permasalahan ini sudah pernah dimusyawarahkan dengan Panitia Pilhut, perangkat desa, Tripika kecamatan dan pemerintah kecamatan beberapa waktu lalu. Hasil musyawarah pertama, disepakati akan menerima orang luar untuk bisa ikut serta dalam pendaftaran calon kumtua. Namun kesepakatan ini kembali berubah dengan tidak menerima orang luar Minahasa masuk mendaftar sehingga diambil keputusan dilakukan penundaan Pilhut.

“Dari hasil musyawarah ini tidak konsisten. Jadi hasilnya ditunda,” jelas Vilma seraya menambahkan jika saat ini, Desa Tontalete dipegang oleh Penjabat (Pj) Kumtua.

Terkait penundaan Pilhut Desa Tontalete ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Minut, Edwin Nelwan mengatakan, dalam Pilhut ini jangan sampai ada tindakan diskriminatif terhadap hak warga negara yang ingin menjadi Kumtua.

“Perbup (peraturan bupati) dan anggaran sudah ada, itu merupakan kesepakatan serta perintah eksekutif dan legislatif yang wajib dijalankan termasuk pelaksanaan Pilhut Tontalete ini. Dalam UU (undang-undang) menyatakan setiap warga Indonesia punya hak yang sama dan jangan ada tindakan diskriminatif,” tegasnya.

BACA JUGA: ASN Ini Mencalonkan Diri Calon Kumtua

Leave a Reply