Ilustrasi.
Ilustrasi.

Aksi Penculikan Bayi di Sangihe Digagalkan

KRIMINALITAS

TAHUNA, publikreport.com – Aksi penculikan bayi kembali menghebohkan warga Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kali ini terjadi di Kelurahan Angges, Kecamatan Tahuna Barat, Kamis 24 Oktober 2019, malam. Beruntung aksi penculikan bayi berusia 1 tahun, 2 bulan ini berhasil digagalkan sang ibu kandung.

Penculikan bayi terjadi ketika bayi bersama ibunya sedang tidur pulas di kamar yang jendelanya dari papan dan bisa dibuka dari luar,” kata Lurah Angges, Meilani Tamalawe, usai berkunjung ke rumah sang bayi, Jumat 25 Oktober 2019.

Lewat jendela kamar itu pelaku penculian mengulurkan kedua tangan ke arah bayi kemudian mengangkatnya. Beruntung sebelum penculik berhasil membawa sang bayi, ibu itu terbangun dan langsung berteriak minta tolong, sehingga aksi penculikan bayi itu gagal.

“Dari pengakuan sang ibu, ia juga tertidur pulas, namun dalam tidurnya seakan-akan ada kekuatan yang memaksa ia bangun, dan disaat itulah ibut itu membuka mata melihat anaknya sudah dipegang penculik. Ia langsung berteriak minta tolong,” cerita Meilani.

BACA JUGA: Panen Semangka, Tomat, Cabe dll di Sangihe

BACA JUGA: Minyak Kelapa Angges Utamakan Kualitas

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sudung Ferdinand Napitu saat Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tahuna, Inspektur Satu (Iptu) Richard Makasengku mengatakan, kejadian baru dugaan dan pelakunya juga belum jelas karena belum dilaporkan.

Kami telah mendatangi rumah tempat kejadian, sekaligus memberikan imbauan kepada pihak keluarga dan warga setempat untuk selalu berhati-hati, terutama untuk warga yang punya anak bayi jangan membiarkannya sendiri, apalagi pada malam hari. Saya juga sudah menghimbau warga untuk memeriksa pintu rumah dan jendela sebelum tidur, serta yang tak kalah penting penerangan disekitar rumah selalu ada,” jelasnya. | VEBE

Leave a Reply