Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses rehabilitas Pasar Wouma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin 28 Oktober 2019.
Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses rehabilitas Pasar Wouma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Senin 28 Oktober 2019.

Jokowi Instruksikan Rehabilitasi Pasar Wouma Rampung 2 Pekan

PAPUA, publikreport.com – Saat meninjau Pasar Wouma di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), menginstrusikan agar proses rehabilitas pasar tersebut dapat rampung dalam waktu dua pekan. Pasalnya, pasar tersebut merupakan tempat rakyat menjual produk-produk pertanian, berupa sayur, buah-buahan juga barang-barang logistik.

Saya ingin Pasar Wouma segera diperbaiki dan rampung dalam tempo dua minggu, agar kegiatan ekonomi di Wamena kembali pulih,” tegas Jokowi melalui akun fanpage facebooknya, Senin 28 Oktober 2019.

Selain pasar itu, Jokowi juga memerintahkan jajaran pemerintah untuk merehabilitasi rumah dan ruko yang rusak. Perbaikannya, dikerjakan secara swakelola, bekerja sama dengan Zeni TNI AD (Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat) dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), agar lebih cepat.

Sementara mengenai rehabilitasi Kantor Bupati Jayawijaya, Jokowi mengatakan, akan dikerjakan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).

Kita semua ingin agar suasana Papua kembali normal. Kejadian kemarin kita jadikan pelajaran yang baik. Sekarang, mari bersatu membangun Tanah Papua,” ajaknya.

BACA JUGA: Dari Papua, Jokowi Akan ke Ambon dan Palu

Jalan pertanian Arfak

Sebelumnya pada Minggu 27 Oktober 2019, di Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Jokowi menyampaikan bahwa dirinya mendengarkan masukan bupati dan gubernur terkait pembangunan, utamanya infrastruktur jalan. Produk-produk pertanian yang ada di Pegunungan Arfak, bisa dibawa ke Manokwari dan dibawa ke provinsi-provinsi yang lain. Karena di sini, memang produk-produk pertanian sangat banyak sekali.

Untuk menjual hasil pertanian, seperti kentang, wortel, kol, bunga-bungaan, dibutuhkan infrastruktur jalan yang memadai agar produk rakyat itu bisa dijual ke provinsi-provinsi lain,” ujarnya.

Dan tadi sudah saya sampaikan, ada 139 kilometer jalan yang akan segera dibangun dan diperbaiki. Yang kedua juga airport, yang dalam dua tahun ini akan kita selesaikan,” sambungnya.

Leave a Reply