17 siswa yang sedang bolos sekolah diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Kawangkoan saat sedang patroli di Desa Sendangan dan Kinali, Selasa 29 Oktober 2019. Ketika diamankan tim patroli, sejumlah siswa disinyalir membawa rokok elektrik. Bahkan ada tangan yang sengaja disayat benda tajam sendiri.
17 siswa yang sedang bolos sekolah diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Kawangkoan saat sedang patroli di Desa Sendangan dan Kinali, Selasa 29 Oktober 2019. Ketika diamankan tim patroli, sejumlah siswa disinyalir membawa rokok elektrik. Bahkan ada tangan yang sengaja disayat benda tajam sendiri.

Bolos, 17 Siswa di Kawangkoan Diamankan Polisi

PENDIDIKAN | KRIMINALITAS

TONDANO, publikreport.com – Saat sedang berpatroli di Desa Sendangan dan Kinali, Kepolisian Sektor (Polsek) Kawangkoan, Selasa 29 Oktober 2019, sekitar jam 09.30 WITA, mendapati 17 siswa yang sedang bolos sekolah. Ketika diamankan tim patroli, sejumlah siswa disinyalir membawa rokok elektrik. Bahkan ada tangan yang sengaja disayat benda tajam sendiri

“Sembilan siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Kawangkoan dan dua dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen Kawangkoan,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kawangkoan, Inspektur Satu (Iptu) Anthonius Tumbelaka yang memimpin patroli bersama Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Kawangkoan, Inspektur Dua (Ipda) Woltein Carlos.

Para pelajar ini dibawa ke Mapolsek dan diberikan pembinaan serta orang tua dan guru dipanggi.

“Kiranya pihak sekolah dapat memberikan sanksi supaya bisa ada efek jera,” kata Anthonius, seraya mengatakan, dirinya berharap ke depan Kawangkoan bisa menghasilkan generasi muda yang berintelektual, bermoral, berdedikasi dan berintegritas.

BACA JUGA: Bolos Sekolah dan Pesta Miras, 10 Pelajar Tomohon Terjaring Operasi Pekat

Di Tondano lima pelajar asyik hirup lem

Di tempat terpisah, namun di hari yang sama, personil Satuan Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa yang dipimpin KBO Satuan Narkoba, Iptu Ronald Lowing, mendapati lima pelajar lelaki yang sedang asyik menghirup lem ehabond di belakagn gedung Plaza Tondano. Kelima pelajar itu, masing-masing berinisial K (17) siswa SMA Negeri I Tondano, F (14) dan M (13) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri VI Tondano serta M (12) dan R (12) keduanya siswa SMP Negeri I Tondano.

Kelima siswa itu langsung digiring ke Mapolres Minahasa bersama barang bukti 4 kaleng lem ehabond. Di Mapolres para siswa ini diberikan pembinaan.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Denny Situmorang mengaku sangat menyesal karena peristiwa ini terjadi di saat jam sekolah. Dirinya berharap keluarga dan sekolah sebagai lembaga pendidikan untuk bersama-sama aktif dalam melakukan upaya pencegahan.

“Kami sudah memanggil orang tua dan pihak sekolah para pelajar itu. Harapannya dapat lebih mengawasi para siswa,” jelasnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply