KM Tampungang Lawo.
KM Tampungang Lawo.

Kejaksaan Kembali Lidik KM Tampungang Lawo

HUKUM

TAHUNA, publikreport.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe (kembali) melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan maupun pengelolaan Kapal Motor (KM) Tampungang Lawo. Meski pengadaan kapal motor tersebut dilakukan pada Tahun Anggaran (TA) 2014 lalu dengan nilai sekitar Rp11,5 miliar.

Penyelidikan dilakukan menindaklanjuti aduan masyarakat,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Sangihe melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelejen, Erwin Budi SH saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 14 November 2019.

Langkah awal yang dilakukan guna menunjang proses penyelidikan, Erwin mengatakan, penyidik kejaksaan telah memanggil 5 orang untuk dikonfirmasi terkait laporan tersebut.

Lima orang telah kami panggil untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Diketahui, dugaan korupsi pengadaan kapal multi fungsi dengan nilai proyek sebesar Rp11,5 miliar, saat itu masih dalam pengelolaan Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe, namun seiring waktu berjalan, Badan Pengeloaan Perbatasan tersebut telah dihapus ketika adanya kebijakkan pemerintah pusat.

Penyelidikan ini telah dilakukan tahun 2017 lalu oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut), bahkan kala itu sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, seperti Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Edwin Roring dan dua mantan Kepala Badan Perbatasan Sangihe, Jefry Tilaar serta Irklis Sombonaung sempat dimintai keterangan.

Sekdakab Kepulauan Sangihe, Edwin Roring saat dikonfirmasi wartawan ketika itu membenarkan adanya pemeriksaan oleh kejaksaan.

Benar, saya baru kembali dari kantor kejaksaan untuk memberikan keterangan terkait pengadaan KM Tampungan Lawo,” katanya. | VEBE

Leave a Reply