Rapat analisis dan evaluasi (anev) jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Talaud terkait hasil apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) serta kesiapan menghadapi pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, Jumat 22 November 2019.
Rapat analisis dan evaluasi (anev) jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Talaud terkait hasil apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) serta kesiapan menghadapi pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, Jumat 22 November 2019.

Anggota Polisi Jangan Bergaya Hidup Mewah

MELONGUANE, publikreport.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kepulauan Talaud, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prasetya Sejati menyerukan kepada seluruh anggota polisi dijajarannya agar tidak bergaya hidup mewah, tidak terlibat narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) dan terus menjaga sinergitas dengan TNI (Tentara Nasional Indonesia).

Saya minta terus ciptakan situasi kondusif, jangan bergaya hidup mewah, dan tidak ada ampun bagi anggota yang terlibat narkoba,” tegas Prasetya saat memimpin rapat analisis dan evaluasi (anev) terkait hasil apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) serta kesiapan menghadapi pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, Jumat 22 November 2019.

Seluruh anggota, Prasetya menegaskan, wajib menunjang 7 program penguatan promoter dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Anggota diajaknya untuk bekerja sesuai dengan kebijakan yang telah digariskan pimpinan.

Sedangkan jelang audit BPK, Prasetya meminta seluruh pejabat utama Polres Kepulauan Sangihe agar menyiapkan dokumen administrasi untuk nantinya dikirim ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut).

Bagaimana bentuk kesiapan kita menghadapi kunjungan tim audit BPK RI,” ujar Prasetya yang didampingi Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolres), Komisaris Polisi (Kompol) Maria Boki Buida dan Kepala Bagian (Kabag) Operasi (Ops), Kompol Dikson Malensang. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply