Komisi X DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Jumat 22 November 2019, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya wilayah Likupang, guna mengecek kesiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Sekitar 15 orang dari Komisi X ini disambut Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minut, Allan Migkid dan Kepala Pariwisata (Dinpar), Audy Sambul di Tanjung Pulisan Likupang.
Komisi X DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Jumat 22 November 2019, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya wilayah Likupang, guna mengecek kesiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Sekitar 15 orang dari Komisi X ini disambut Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minut, Allan Migkid dan Kepala Pariwisata (Dinpar), Audy Sambul di Tanjung Pulisan Likupang.

KEK Pariwisata Likupang, Komisi X DPR Minta Pemda Siapkan…

AIRMADIDI, publikreport.com – Komisi X DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI, Jumat 22 November 2019, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya wilayah Likupang, guna mengecek kesiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Sekitar 15 orang dari Komisi X ini disambut Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minut, Allan Migkid dan Kepala Pariwisata (Dinpar), Audy Sambul di Tanjung Pulisan Likupang.

Dalam pertemuan ini, para wakil rakyat dari sejumlah daerah di Indonesia yang duduk di senayan mendapati beberapa kekurangan yang masih perlu dibenahi oleh Pemerintah Provinsi Sulut maupun Pemerintah Kabupaten Minut.

Pemerintah daerah  (pemda) juga harus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal agar sektor pariwisata bisa berkembang setelah Likupang ditetapkan sebagai KEK Pariwisata,” kata salah satu personil Komisi X DPR, Dwita Ria Gunadi.

Pemerintah daerah, menurut Dwita, juga harus bekerja sama dengan investor untuk menyiapkan beasiswa bagi anak-anak di KEK Pariwisata.

“Jadi harus ada perjanjian yang jelas dengan investor, misalnya soal bea siswa. Kelak SDM anak-anak bisa digunakan nanti,” sarannya.

Anggota Komisi X DPR RI lainny, Dessy Ratnasari jgua meminta pemerintah daerah jangan hanya fokus pada kedatangan tamu mancanegara ke objek wisata. Namun juga tamu domestik. Lokasi KEK Pariwisata yang direncanakan menyangi Bali juga disarankannya menyiapkan makanan halal.

“Contohnya di Bali ada Pantai Jimbaran yang menyediakan produk halal. Minut juga harus begitu,” kata Dessy yang juga adalah artis terkenal.

Tentang kuliner ini, hal senada disampaikan anggota Komisi X lainnya, Ratih Singkarru Ratih menyarankan agar pemerintah kuliner. Alasannya, banyak wisatawan yang datang bukan hanya untuk melihat objek wisata, namun pada sisi kuliner. Demikian juga soal keberadaan rumah budaya yang sepanjang pengamatan mereka dari Bandara (Bandar Udara) Sam Ratulangi hingga Tanjung Pulisan Likupang tidak ditemui rumah khas daerah. Bahkan diminta juga pemerintah menyiapkan rest area di jalan menuju objek wisata.

“Budaya harus diperhatikan khususnya rumah adat. Bali saja menyiapkan, kenapa Minut tidak. Selain rumah, adat budaya itu kalau perlu sudah terlihat nuansanya sejak dari bandara,” tambahnya.

Menanggapi semua permintaan Komisi X DPR RI,, Asisten II Setdakab Minut, Allan Mingkid mengaku akan berupa menyiapkan apa yang menjadi saran para wakil rakyat itu.

Turut hadir pada pertemuan itu, antaranya Wakil Walikota (Wawali) Manado. | GLENLY B

Leave a Reply