Ilustrasi.
Ilustrasi.

Petugas Damkar Butuh Pakaian Anti Panas/Api

TAHUNA, publikreport.com – Sejumlah wakil rakyat Sangihe menyuarakan tentang pemenuhan kebutuhan dan fasilitas pemadam kebakaran (damkar). Mereka meminta pihak Badan Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Kepulauan Sangihe pro aktif mengajukan usulan tersebut.

Demikian salah satu hal yang terungkap pada rapat pembahasan (lanjutan) terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin 25 November 2019.

Merespons para wakil rakyat itu, Kepala Satuan (Kasat) Pol PP dan Damkar Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jhony Parera mengakui apabila sudah saatnya petugas damkar difasilitasi pakaian anti panas dan api, agar tugas pemadaman dapat berjalan secara maksimal.

Terima kasih kepada bapak-bapak anggota dewan yang menaruh respek terhadap kebutuhan damkar. Memang kami sangat butuh pakaian anti panas dan anti api, hanya saja harganya satu pasang sangat mahal, yakni mencapai Rp120 juta,” ujarnya.

Meski terbilang cukup mahal, Jhony berharap, kebutuhan pakaian anti panas dan api dapat dianggarkan pada APBD. Alasannya, setiap menghadapi peristiwa kebakaran, petugas hanya bisa dari jauh melakukan pemadaman api.

Kalau sudah ada pakaian anti panas dan anti api, mereka bisa mendekat sekaligus masuk ke sumber api ketika hendak menyelamatkan orang yang terjebak. Jadi meski sangat mahal ini harus diadakan,” ucapnya. | VEBE

Leave a Reply