Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dan Helmud Hontong bersama Forum Koordinasi Pimimpinan Daerah (Forkopimda) dan Perangkat Daerah saat melakukan Me’daseng.
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dan Helmud Hontong bersama Forum Koordinasi Pimimpinan Daerah (Forkopimda) dan Perangkat Daerah saat melakukan Me’daseng.

Me’daseng 2019 Berakhir

TAHUNA, publikreport.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengatakan, program Me’daseng 2019 telah berakhir di Kecamatan Kendahe, Sabtu dua pekan lalu. Program tersebut akn berlanjut pada 2020, yakni Me’daseng Jilid III, karena sebelumnya Me’daseng telah dua tahun beruturut-turut dilaksanakan.

Untuk tahun ini Me’daseng berakhir di Kecamatan Kendahe, namun pelaksanaannya tetap berlanjut pada tahun depan dan merupakan periode Me’daseng yang ketiga,” kata Jabes.

Me’daseng akan terus berlanjut pada tahun selanjutnya, menurut Jabes, karena Me’daseng merupakan program yang mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Melalui Me’daseng hampir semua perangkat daerah turut serta memberikan pelayanan publik, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, pelayanan perijinan, pelayan pasar murah hingga kegiatan penyuluhan.

Me’daseng ini ibarat pemerintah daerah yang pindah tempat kerja ke wilayah kecamatan dan kampung. Bahkan sebelum hari H Me’daseng, sepekan lebih awal sejumlah perangkat daerah telah lebih dulu turun ke lokasi untuk memberikan pelayanan ke warga setempat,” jelasnya.

Me’daseng selain merupakan pendekatan pelayanan, Jabes melanjutkan, juga menjadi wadah sosialisasi untuk mendekatkan pimpinan daerah maupun kalangan pejabat dengan masyarakat.

Di Me’daseng seakan sudah tidak ada jarak yang menghambat hubungan pejabat dan masyarakat. Beda ketika warga hendak bertemu pejabat di kantor, apalagi dalam setiap Me’daseng selalu digelar tatap muka dan dialog pimpinan daerah dengan masyarakat. Jadi jika ada permasalahan yang terjadi, mulai dari program pembangunan yang terkendala atau pelayanan publik yang belum maksimal, warga dapat langsung menyampaikan kepada Bupati atau Wakil Bupati, termasuk kepada Forkopimda dan pimpinan Perangkat Daerah,” paparnya.

Kita akan terus menggelar Me’daseng, sebab manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Bahkan Me’daseng telah diakui pemerintah provinsi dan pusat,” tambahnya.

Diketahui, Me’daseng adalah agenda kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dan Helmud Hontong bersama Forum Koordinasi Pimimpinan Daerah (Forkopimda) dan Perangkat Daerah ke wilayah kecamatan dan desa selama dua hari sambil tidur di rumah warga.  | VEBE

Leave a Reply