Ilustrasi Ujian Nasional.
Ilustrasi Ujian Nasional.

Nadiem Akan Hapus Ujian Nasional

PENDIDIKAN

JAKARTA, publikreport.com – Dua pekan setelah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim berencana mengevaluasi Ujian Nasional (UN). Rencana ini sebagai jawaban atas arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), yang meminta Nadiem merombak kurikulum pendidikan saat ini.

“Fungsi dan penyelenggaraan ujian nasional dan zonasi sedang kami kaji,” kata Nadiem.

Rencana Mendikbud, Nadiem Makarim meninjau UN mendapat dukungan dari pegiat pendidikan. Mereka menganggap alat ukur untuk menilai kualitas pendidikan tidak hanya melalui UN.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ade Erlangga Masdiana, mengatakan UN 2021 akan berbeda dengan saat ini. Tapi ia masih merahasiakan perbedaan tersebut.

Belum bisa disampaikan. Tunggu saja,” kata Ade.

Pakar pendidikan dari Center of Education Regulation and Development Analysis, Indra Charismiadji, berpendapat, hingga saat ini, UN gagal menjadi tolok ukur untuk melihat kualitas murid.

“Ujian Nasional itu seperti timbangan yang rusak karena tidak mengukur kualitas anak,” kata Indra seperti dimuat Koran Tempo, Rabu, 27 November 2019.

Indra mengatakan urusan pendidikan semestinya bukan hanya soal angka-angka yang dicapai murid, melainkan juga bagaimana pendidikan itu menghasilkan suatu karya. Dengan demikian, hasil karya guru ataupun murid tersebut semestinya menjadi portofolio buat mereka. “Negara-negara lain juga sudah menghapus standardisasi tes model ujian nasional. Ini era portofolio,” ujarnya.

Persoalan UNsudah lama menuai polemik. UN di Sekolah Dasar (SD) dan Menengah berkali-kali berganti format dan nama dalam tujuh dekade terakhir. Saat Anis Baswedan menjabat Mendikbud pada 2015, misalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan membuat kebijakan bahwa UN bukan lagi satu-satunya penentu kelulusan murid. Selain berdasarkan hasil ujian nasional, sekolah-melalui rapat dewan guru-berwenang menentukan kelulusan siswa.

Satu tahun berikutnya, Menteri Pendidikan, Muhadjir Effendy berikhtiar mengembalikan posisi UN sebagai penentu kelulusan siswa. Keinginan Muhadjir menuai penolakan dari berbagai kalangan. Hingga Nadiem Makarim menggantikan posisinya pada Oktober 2019 lalu, Muhadjir tak berhasil mengubah format ujian nasional tersebut.

Leave a Reply