Edwin Silangen, Sekdaprov Sulut.
Edwin Silangen, Sekdaprov Sulut.

Target Rp1 Triliun, Bapenda Telah Realisaikan PAD Rp952 Miliar

MANADO, publikreport.com – Hingga 30 November 2019, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp952,076 miliar atau 90,81 miloiar dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,048 triliun.

Atas raihan penerimaan ini, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut, Edwin Silangen optimis Bapenda akan mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2019. Apresiasi juga disampaikannya kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulut yang telah membantu Pemerintah Provinsi Sulut dalam mencapai target PAD.

Bapenda tidak dapat bekerja sendiri dan tidak dapat mencapai target, tanpa dukungan Ditlantas Polda Sulut,” kata Edwin pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Provinsi Sulut, Rabu 04 Desember 2019.

Sebagai informasi, Edwin menjelaskan, Samsat bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait dengan penerbitan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) yang berhubungan dengan pemasukan uang ke kas negara melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Setiap lembaga memiliki peran masing-masing, dimana Polri berperan dalam menerbitkan STNK, Bapenda berperan dalam menetapkan besarnya PKB dan BBN-KB, sedangkan PT Jasa Raharja berperan mengelola SWDKLLJ.

Masing-masing memiliki target capaian. Semoga di bulan Desember ini, target yang sudah ditetapkan, bisa dicapai. Dan itu semua, berkat kerja keras bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Di era pesatnya perkembangan teknologi sekarang ini, Edwin mengingatkan, mentalitas dan perilaku ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun petugas menjadi kunci sukses pelayanan Samsat. Seluruh petugas Samsat diimbaunya untuk menjalankan tugas sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) agar terhindar dari masalah hukum, misalnya tidak menerima titipan uang dari masyarakat yang akan membayar pajak.

Janganlah lalai dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, sehingga tidak terjadi kebocoran. Kita benar-benar harus menghindari apa yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Hadir pada rakor tersebut, antarnya Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulut, Komisaris Besar (Kombes) Iwan Sonjaya, Kepala Bapenda Provinsi Sulut, Olvie Atteng, Perwakilan Bank SulutGo (Sulawesi Utara/Gorontalo) dan PT Jasa Raharja.

Leave a Reply