Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bersatu Lawan Korupsi

Setiap masyarakat, sektor, dan warga negara dapat mengambil tindakan untuk bersatu melawan korupsi, terutama kaum muda yang memainkan peran besar dalam memperkuat akuntabilitas dan mengembangkan solusi inovatif untuk mencegah korupsi.

Pemerintah, sektor swasta, organisasi non-pemerintah, media dan warga di seluruh dunia bergabung untuk memerangi korupsi untuk kemakmuran dan perdamaian. Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) berada di garis depan dalam upaya ini.

“Untuk menandai Hari Anti Korupsi Internasional (IACD), kami akan memanfaatkan tema multi-tahun ‘United Against Corruption’ dan akan terus mendukung Agenda 2030, yang merupakan tulang punggung kampanye. Selain itu, kampanye juga akan mengajak generasi muda,” tulis PBB melalui kampanye di situs web United Nations Campaign.

Dengan demikian, kampanye anti korupsi tahun ini mencakup tiga bidang berikut ini. Korupsi – Hambatan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan: menggambarkan bagaimana korupsi berdampak negatif bagi semua orang. Korupsi – #YouthForJustice memimpin perubahan: menggambarkan pentingnya memberdayakan dan memobilisasi pemuda untuk berjuang demi dunia yang bebas korupsi. Bersatu Melawan Korupsi – Ambil tindakan – Pimpin perubahan – Jadilah perubahan: menekankan tidak cukup hanya mengetahui tentang korupsi tetapi masyarakat perlu mengambil tindakan, meminta pertanggungjawaban para pemimpin dan menjadi pemimpin.

PBB mengajak warga negara di seluruh dunia untuk mengikuti kampanye anti-korupsi ini dengan cara-cara sebagai berikut. Mengorganisir kegiatan kreatif di komunitas untuk memperingati 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi. Memanfaatkan “Call to Action Matrix”. Menggunakan logo Anti Korupsi pada publikasi dan di acara-acara. Mengirim pesan ke jaringan tentang kampanye anti korupsi. | TIRTO.id

Leave a Reply