Pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut), Senin 16 Desember 2019, disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minut, Jemmy H Kuhu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minut, Denny Lolong dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Minut, Mohamad Soleh serta tokoh agama dan unsur FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama).
Pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut), Senin 16 Desember 2019, disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minut, Jemmy H Kuhu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minut, Denny Lolong dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Minut, Mohamad Soleh serta tokoh agama dan unsur FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama).

Berkekuatan Hukum Tetap, Barang Bukti Dimusnahkan

HUKUM

AIRMADIDI, publikreport.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut), Senin 16 Desember 2019, memusnahkan sejumlah barang bukti (babuk) perkara tindak pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minut, Fanny Widyastuti MH mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan perkara yang ditangani selang 2017-2019, yakni:

  • Tahun 2017 sebanyak 29 perkara pidana umum (sajam)
  • Tahun 2018 sebanyak 8 perkara (sajam)
  • Tahun 2019 sebanyak 19 perkara (sajam).
  • Tahun 2018, juga terdapat 2 perkara narkoba dengan barang bukti ganja kering maupun biji ganja dengan berat 4,01 gram dan sabu 0,43 gram.
  • Tahun 2019, sebanyak 2 perkara narkoba, yakni shabu 0,14 gram serta perkara Undang-Undang (UU) Kesehatan berupa penyalahgunaan obat-obatan, yakni 79 jenis obat-obatan yang tak memiliki izin edar.

“Kasus yang ditangani paling banyak kasus penganiayaan dengan sajam atau perkara pasal 351 dan 170 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Kasus narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) sangat minim. Beda dengan kasus di Pulau Jawa yang didominasi narkoba,” jelasnya.

Pemusnahan barang bukti ini disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minut, Jemmy H Kuhu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minut, Denny Lolong dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Minut, Mohamad Soleh serta tokoh agama dan unsur FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama). | GLENLY B

Leave a Reply