Tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik dan Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon serta Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Tengah, Minggu 15 Desember 2019, malam, datang ke Kelurahan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyusul terjadinya bentrok antara kelompok anak muda asal Suluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa dengan beberapa warga Kumelembuai, Minggu 15 Desember 2019, malam.
Tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik dan Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon serta Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Tengah, Minggu 15 Desember 2019, malam, datang ke Kelurahan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyusul terjadinya bentrok antara kelompok anak muda asal Suluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa dengan beberapa warga Kumelembuai, Minggu 15 Desember 2019, malam.

Lima Warga Suluan Diamankan di Kumelembuai

KRIMINALITAS

TOMOHON, publikreport.com – Tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik dan Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon serta Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Tengah, Minggu 15 Desember 2019, malam, mengamankan lima orang anak muda asal Desa Suluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, di Kelurahan Kumelembuai, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kelima lelaki anak muda tersebut, masing-masing berinsial EM alias Ex (18), DP alias Der (26), KP alias Khe (15), NR alias Nis (19) dan IP alias In (15). Kelima anak muda ini tertinggal di Kumelembuai pascaterjadinya kerusahan dengan warga setempat, Minggu 15 Desember 2019, sekitar pukul 22.30 WITA.

“Kelima anak muda tersebut diamankan Tim URC Totosik ketika sedang bersembunyi di rumah-rumah warga Kumelembuai,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Johny Rumagit.

Bentrok antar warga Kumelembuai dan Suluan ini terjadi, menurut Johny, berawal ketika sekumpulan anak muda asal Desa Suluan datang ke Kelurahan Kumelembuai dengan menggunakan sepeda motor. Tiba di Kumelembuai sekitar 20 orang anak muda ini melakukan pesta minuman keras (miras) di rumah salah satu warga setempat, MP. Usai pesta miras dan saat hendak kembali ke Suluan, mereka terkejut karena warga sudah berkumpul di depan rumah, MP.

Terjadi adu mulut antara kelompok anak muda Suluan dan sebagian warga Kumelembuai. Tiba-tiba salah seorang dari kelompok anak muda Suluan, lelaki berinsial DP alias Der diduga dipukul oleh salah seorang warga, sehingga terjadilah perkelahian antara kelompok anak muda Suluan dengan sebagian warga Kumelembuai. Hingga akhirnya sebagian kelompok anak muda Suluan melarikan diri dan tertinggal lima orang anak muda rekan mereka di TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Empat unit kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor) yang digunakan kelompok anak muda Suluan tertinggal di TKP. Setelah dilakukan pemeriksaan pada sepeda motor itu didapati satu bilah senjata tajam (sajam) jenis badik dibagasi salah satu motor metic merik Yamaha Mio warna Hitam yang disinyalir dikendarai lelaki EM alias Ex,” jelas Johny.

Dari interogasi awal kepada lima anak muda Suluan yang diamankan Tim URC Totosik, Johny melanjutkan, kedatangan mereka ke Kumelembuai dipicu dari rekan mereka yang tertembak senapan angin di jalan antara Kumelembuai-Suluan belum lama ini. Anak muda Suluan ini menuding penembakan dengan senapan angin itu dilakukan warga Kumelembuai, kendati mengakui belum ada bukti yang menunjukan bahwa pelaku penembakan dengan senapan angin itu adalah warga Kumelembuai. Namun, karena teman mereka yang tertembak, kemudian para anak muda tersebut mengajak satu sama lain lalu datang ke Kumelembuai.

“Warga Kumelembuai merasa terusik karena setiap kali kelompok anak muda Suluan tersebut datang ke kelurahan mereka diduga selalu membuat keributan dengan menggunakan sepeda motor knalpot racing dan sengaja ugal-ugalan,” beber Johny.

Hingga dini hari, Tim URC Totosik dan Resmob Polres Tomohon bersama personil Polsek Tomohon Tengah mengamankan TKP hingga kondusif aman.

“Kelima anak muda yang diamankan bersama barang bukti empat unti sepeda motor dan satu bilah sajam jenis badik kemudian digiring ke Mapolsek Tomohon Tengah,” kata Johnny. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply