Ilustrasi.
Ilustrasi.

Cara Menyambung Uang Kertas yang Sobek

3. Menggunakan butiran nasi matang

Butiran nasi matang mempunyai sifat lengket. Dalam keadaan terpaksa benda ini dapat dijadikan pengganti lem. Jika Anda mau mencoba cara ini, pastikan nasi benar-benar matang, lembut, dan saat pengolesan sudah lebur seperti lem. Dengan begitu sambungan tidak tebal meskipun kedua pinggir sobekan uang ditumpuk.

4. Menggunakan putih telur mentah

Selain butir nasi, benda lain yang dapat dimanfaatkan untuk menyambung uang kertas robek yaitu putih telur mentah. Cara penyambungannya sama seperti saat menggunakan lem. Hanya saja, putih telur tidak mudah kering. Setelah penyambungan perlu ditunggu lebih lama.

Untuk mempercepat pengeringan bisa disetrika, dibantu alat pengering rambut, kipas angin, dijemur, atau diletakkan di atas TV serta benda elektronik lain yang hangat. Kelebihan putih telur mentah yaitu hasil rekatan lebih kuat melebihi lem.

5. Menggunakan stapler

Menggunakan stapler juga tidak disarankan. Di samping tidak menyambung secara sempurna, staples justru merusak uang lebih parah. Sebut saja lubang bekas staples. Selain itu, bila distaples dan kemudian tertarik tidak sengaja, uang bisa robek makin lebar.

Maka dari itu penggunaan stapler sebaiknya dihindari. Jika terpaksa, cukup pada uang sobek yang tidak sampai terputus saja. Seperti misalnya robek hanya 2–3 sentimeter dan antarbagian belum terpisah. Dan apabila benar-benar diharuskan, satu kali jepretan stapler saja.

Kelemahan lain dari penyambungan menggunakan stapler ialah uang tidak bisa ditabung ke bank menggunakan mesin setor tunai. Dimasukkan ke mesin bisa membuat eror. Jalan satu-satunya harus melalui teller. | UANGINDONESIA.com

Leave a Reply