Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Senin 26 Desember 2019, malam, menangkap lelaki berinisial VP alias Vinsky (17). Vinsky ditangkap karena dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap korban, lelaki berinisial Denny (31) dan DT alias Dandi (21) di Lingkungan II, Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 26 Desember 2019, sekitar jam 01.00 WITA.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Senin 26 Desember 2019, malam, menangkap lelaki berinisial VP alias Vinsky (17). Vinsky ditangkap karena dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap korban, lelaki berinisial Denny (31) dan DT alias Dandi (21) di Lingkungan II, Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 26 Desember 2019, sekitar jam 01.00 WITA.

Aniaya Denny dan Dandi, Sopir Mikrolet Ini Ditangkap Totosik

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Lelaki berinisial VP alias Vinsky (17), Kamis 26 Desember 2019, sekitar pukul 21.00 WITA ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon. Vinsky yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir angkutan umum (mikrolet) ditangkap karena dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap korban, lelaki berinisial Denny (31) dan DT alias Dandi (21).

Tindak pidana ini terjadi pada Kamis 26 Desember 2019 sekitar jam 01.00 WITA di ingkungan II, Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pelaku diamankan, menurut Kepala Tim (Katim) URC Totosik Polres Tomohon, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, berdasarkan laporan polisi yang masuk di Polres Tomohon. Informasi dari masyarakat kepada Tim Totosik, dimana telah terjadi peristiwa penganiayaan menggunakan parang, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Lingkungan II, Kelurahan Tumatangtang. Tim kemudian mendatangi TKP, namun ternyata pelaku telah melarikan diri. Dilakukan pengembangan dan penyelidikan.

“Pelaku diamankan di rumah salah satu warga yang ada di Kelurahan Tumatangtang,” jelasnya.

Kepada polisi, menurut Yanny, pelaku mengaku perbuatannya.

“Kita da pulang pi ambe peda, kong kita bale potong pa dorang, lantaran dorang amper pukul pa kita,” (“Saya pulang mengambil parang, lalu balik dan potong mereka, karena mereka hampir memukuk saya,”) demikian pengakuan Vinsky sebagaimana dikutib Yanny.

Terpisah, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Andrie Mamahit mengatakan, barang bukti berupa satu buah parang dan pelaku Vinskyi sudah diamankan di Mapolres Tomohon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Korban sudah membuat laporan di Polres Tomohon,” katanya.

Saksi VD alias Valen kepada polisi mengatakan, Vinske telah melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang, terhadap dua orang korban, masing-masing DL alias Deni (31) dan DT alias Dandi (21). Ditambahkanya, tindak pidana ini diduga dilatar belakangi karena pelaku merasa keberatan dan marah kepada kedua korban yang sebelumnya hampir menganiayanya. Saat itu saksi dan pelaku sedang bersama-sama di atas sepeda motor.

Pelaku kemudian pulang ke rumah mengambil parang, dan langsung kembali ke tempat kejadian perkara, selanjutnya menganiaya kedua korban menggunakan parang. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply