Ilustrasi.
Ilustrasi.

Selang 2019, Kapolda: Kasus Lakalantas Menurun

MANADO, publikreport.com – Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Sulawesi Utara (Sulut) selang tahun 2019 (Januari-November), menurut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Inspektur Jenderal (Irjen) Remigius Sigid Tri Hardjanto mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2019 sebanyak 2.059 kasus, sementara tahun 2018 sebanyak 2.141 kasus.

Korban meninggal dunia tahun 2018 sebanyak 382 orang sedangkan tahun 2019 (Januari – November) sebanyak 262 orang atau mengalami penurunan sebanyak 120 orang (22,8 persen).

Korban luka berat tahun 2018 sebanyak 312 orang sedangkan tahun 2019 sebanyak 330 orang mengalami kenaikan 18 orang. Korban luka ringan tahun 2018 sebanyak 2906 orang sedangkan tahun 2019 sebanyak 2389 orang, mengalami penurunan 517.

Sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2018 sebanyak 64.289 kasus, terjadi penurunan 680 kasus pada tahun 2019.

Angka-angka tersebut masih menjadi tantangan dan memerlukan kerja keras dan sinergitas berbagai pihak serta peningkatan kepatuhan hukum masyarakat, untuk terus menerus berupaya meningkatkan kualitas berlalu-lintas di Provinsi Sulut. Karena kecelakaan lalulintas berawal dari pelanggaran terhadap aturan dan etika berlalu lintas serta dalam keadaan tidak sadarkan diri atau mabuk,” jelas Irjen Remigius yang didampingi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulut, Irjen Alex Mandalika dan Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda), Komisaris Besar (Kombes) Ahmad Alwi pada konferensi pers akhir tahun, Senin 30 Desember 2019 di aula Catur Prasetya Mapolda Sulut.

Polda Sulut khususnya Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas),Remigius mengatakan, dalam upaya meningkatkan efektifitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik telah melakukan beberapa terobosan, yaitu penambahan armada 2 unit kendaraan SIM (Surat Izin Mengemudi) keliling dari 5 unit menjadi 7 unit, layanan pembayaran pajak ranmor (kendaraan bermotor) melalui Gerai Samsat di mall dan unit kendaraan Samsat keliling.

Juga ada sertifikasi petugas penerbit SIM 2 orang, STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) 4 orang dan BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) 6 orang, integrasi/online data ranmor BPKB dan Samsat, online data ranmor BPKB dan Regident Center Korlantas Polri, pembayaran pajak pengesahan per tahun dapat melalui ATM (online) dan sistim penindakan pelanggaran dengan menggunakan media elektronik CCTV (e-TLE) yang telah dilaunching pada bulan Januari 2019.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast menambahkan, terjadinya lakalantas tak lepas dari perilaku para pengguna jalan khususnya para pengemudi kendaraan bermotor di jalan raya.

Hati-hati dalam berlalulintas, patuhi setiap rambu-rambu lalulintas dan upayakan dalam berkendara kondisi badan dalam keadaan fit dan tidak mabuk,” pesannya.

Berbagai operasi

Mengatasi berbagai gangguan keamanan, Polda Sulut telah menggelar berbagai operasi kepolisian terpusat maupun kewilayahan selama kurun waktu tahun 2019. Operasi tersebut meliputi:

Operasi Ramadhaniya Samrat 2019, yang digelar selama 20 mulai 01 hingga 21 Maret 2019 dan Operasi Lilin Samrat 2019 selama 10 hari dimulai 23 Desember 2019 hingga 01 Januari 2020 serta Operasi Terpusat Keselamatan Samrat 2019 (29 April s/d 12 Mei) 14 hari.

BACA JUGA: Kapolda Minta Masyarakat Waspada Ancaman Aksi Teroris

Leave a Reply